Usai Dialog Bersama Nelayan, SPBU Paloh Pastikan Penyaluran Solar Subsidi Tetap Berjalan
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Sen, 8 Jun 2026

Foto dokumentasi istimewa
Sambas, Lidik.co – Pemilik SPBU 65.794.001 Paloh, Agus Salim memastikan penyaluran BBM Solar subsidi untuk nelayan Kecamatan Paloh tetap berjalan setelah dilakukan pertemuan dan diskusi bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sambas, Dinas PPKH Sambas serta perwakilan nelayan, Senin (8/6/2026).
Sebelumnya sempat berkembang informasi bahwa penyaluran Solar subsidi bagi nelayan akan dihentikan. Namun setelah dilakukan komunikasi bersama seluruh pihak, keputusan tersebut akhirnya dibatalkan demi kepentingan masyarakat nelayan.
“Awalnya memang seperti itu, tetapi dengan adanya pertemuan ini kita sepakat kebutuhan BBM nelayan tetap kita salurkan,” ujar Agus Salim.
Ia mengatakan, kehadiran para nelayan dalam forum tersebut memberikan gambaran langsung mengenai pentingnya ketersediaan BBM subsidi untuk aktivitas melaut masyarakat di Kecamatan Paloh.
Menurut Agus, berbagai persoalan dan perbedaan persepsi yang berkembang sebelumnya akhirnya dapat diselesaikan melalui dialog bersama.
“Alhamdulillah hari ini kita mendapat kata sepakat. Mulai besok kita memasukkan kembali Solar di SPBU Paloh,” katanya.
Agus berharap kondisi tetap kondusif sehingga distribusi BBM subsidi kepada nelayan dapat terus berjalan dengan baik.
Ia juga menjelaskan bahwa dari total sekitar 96 KL BBM yang tersedia di SPBU, sebagian dialokasikan untuk kebutuhan nelayan dan sektor pertanian.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya menilai langkah komunikasi yang ditempuh seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menjaga pelayanan BBM subsidi tetap berjalan.
Menurut Hendy, pengelola SPBU Paloh selama ini dinilai cukup terbuka dan komunikatif dalam melayani kebutuhan masyarakat.
“Pemilik SPBU sudah sangat welcome dan komunikatif. Pelayanan kepada nelayan tetap berjalan,” ujarnya.
Sekretaris HNSI Kabupaten Sambas, Amiruddin turut mengapresiasi hasil pertemuan tersebut karena dinilai mampu meredam keresahan yang sempat muncul di kalangan nelayan.
“Hari ini semua permasalahan menjadi clear sehingga penyaluran kembali bisa berjalan,” katanya.
Ia berharap hubungan antara nelayan, SPBU dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik demi kepentingan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
- Penulis: Radiman Lah
- Editor: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar