Kades Kuala Dorong Distribusi BBM dari SPBUN Tepat Sasaran
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Jum, 20 Feb 2026

Foto Kades Kuala
Uji coba terbatas berjalan, namun akses solar subsidi bagi ratusan nelayan Selakau belum sepenuhnya terbuka.
Sambas, Lidik.co
Ratusan nelayan Selakau berharap, SPBUN bernomor 68.794.004 yang berdomisili di Desa Kuala Kecamatan Selakau ini bisa beroperasi penuh agar mempermudah akses pembelian BBM jenis solar subsidi.
Meski infrastruktur selesai dan uji coba berjalan, distribusi solar subsidi masih bergantung pada penerbitan barcode dari dinas terkait. Sebanyak 10 orang nelayan terpilih sebagai pengguna ujicoba pembelian menggunakan barcode.
Kades Kuala A.Rafik berharap para nelayan dapat mengurus sendiri kebutuhan BBM bersubsidi melalui mekanisme resmi agar tidak timbul biaya tambahan yang membuat harga melampaui HET.
“Kami berharap pengurusan rekomendasi barcode dipercepat dan dipermudah supaya nelayan mudah melaut,” ujarnya.
Operasional penuh SPBUN dinilai penting untuk menekan biaya melaut sekaligus memastikan distribusi BBM jenis solar subsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak.
Rafik juga mengingatkan, jika nanti SPBUN Kuala sudah bisa beroperasi penuh, maka para nelayan yang memiliki hak membeli dengan menggunakan barcode agar datang sendiri dan tidak lagi menyuruh orang lain.
Ia juga mengungkap, terkait operasional SPBUN sejak diresmikan hingga detik ini belum ada sosialisasi, baik dari pihak dinas terkait maupun dari pihak manajemen SPBUN kepada nelayan atau pemerintah desa Kuala.
“Harapan saya selanjutnya, tidak ada lagi cangkau minyak yang bermain menyalahgunakan BBM solar bersubsidi yang seharusnya untuk nelayan namun disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak yang bukan nelayan atau yang tidak berhak menerima,” terangnya.
Dengan kapasitas layanan yang masih terbatas, ratusan nelayan Selakau kini menunggu percepatan distribusi agar fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat berfungsi optimal bagi perekonomian masyarakat pesisir.
Sementara dari pihak-pihak terkait, hingga berita ini tayang belum ada memberikan keterangan resmi.
- Penulis: Radiman Lah
- Editor: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar