Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Kena Tipu Modus ‘Bayar Dulu Baru Kirim’, Pengusaha di OKI Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kena Tipu Modus ‘Bayar Dulu Baru Kirim’, Pengusaha di OKI Rugi Ratusan Juta Rupiah

  • account_circle Lily
  • calendar_month Sel, 10 Mar 2026

PALEMBANG, LIDIK.CO

Dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan kembali memakan korban di wilayah Sumatera Selatan. Kali ini, seorang wiraswasta asal Lempuing, Ogan Komering Ilir (OKI), Muhajir Adha (30), resmi melaporkan Direktur PT Bangun Sahabat Tani (BST) berinisial YHS ke SPKT Polda Sumsel atas kerugian sebesar Rp700 juta terkait pemesanan racun herbisida.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor: LP/B/356/III/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN tertanggal 8 Maret 2026. Kejadian bermula pada Oktober 2025 saat korban ditawari produk pertanian dengan sistem Cash Before Delivery (CBD) atau pembayaran di muka sebelum barang dikirim.

Korban yang sudah percaya karena hubungan bisnis sebelumnya, mentransfer uang dalam dua tahap yakni sebesar Rp500 juta dan Rp200 juta ke rekening resmi perusahaan.

Namun, hingga waktu yang dijanjikan, barang tak kunjung tiba dengan alasan stok belum tersedia. Kecurigaan korban memuncak saat pihak perusahaan mulai sulit dihubungi pada akhir November 2025.

Kuasa Hukum pelapor, Imron Ahmad, SH, MH, didampingi rekan sejawatnya Fauzi, SPd, SH, dan Erfian, SH, menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil karena tidak adanya itikad baik dari pihak terlapor setelah dikirimkan teguran resmi.

“Kami telah melayangkan somasi sebanyak dua kali, baik ke kantor area Sumatera Selatan maupun kantor pusat di Tanjung Priok, namun tidak ada respon positif. Klien kami jelas mengalami kerugian materiil yang sangat besar, mencapai Rp700 juta. Uang sudah masuk ke rekening perusahaan, tapi barang tidak pernah ada,” ujar Imron Ahmad, SH, MH, Senin (9/3/26).

Lebih lanjut, tim kuasa hukum meminta agar aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini demi tegaknya keadilan.

“Kami berharap penyidik Polda Sumsel bertindak cepat memproses laporan ini sesuai dengan Pasal 492 dan/atau 486 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat dalam berbisnis, jangan sampai ada lagi korban-korban lain dengan modus serupa di sektor pertanian,” tegas Imron.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelapor telah menyerahkan bukti-bukti transfer dan dokumen somasi kepada pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

  • Penulis: Lily
  • Editor: Nazly
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dulu Disebut Tak Ada Penyimpangan, Kini Muncul Tersangka Tambang di Luar IUP

    Dulu Disebut Tak Ada Penyimpangan, Kini Muncul Tersangka Tambang di Luar IUP

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Dua Kesimpulan Berbeda dalam Isu Tambang Kalbar, Publik Menanti Penjelasan Lengkap. Pontianak, Lidik.co Penetapan Sudianto alias Aseng sebagai tersangka dalam perkara dugaan penambangan bauksit di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh Kejaksaan Agung RI memunculkan perhatian publik terhadap hasil penyelidikan yang pernah dilakukan Polda Kalbar pada Agustus 2025. Saat itu, Polda Kalbar melalui Direktorat […]

  • Satgas TNI Sapa Warga di Tengah Ladang: Wujud Kepedulian Lewat Anjangsana Humanis di Kampung Wako

    Satgas TNI Sapa Warga di Tengah Ladang: Wujud Kepedulian Lewat Anjangsana Humanis di Kampung Wako

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PUNCAK.LIDIK.CO Satgas Yonif 700/WYC melalui Pos Kodim Persiapan kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat. Kali ini, para prajurit tangguh melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas dengan melakukan anjangsana ke Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (21/7/2025). Berbeda dari biasanya, kegiatan dilakukan langsung di ladang tempat warga sedang membersihkan lahan perkebunan mereka. […]

  • Semparuk Gelap, Untung PJU Tenaga Surya Tetap Menyala 

    Semparuk Gelap, Untung PJU Tenaga Surya Tetap Menyala 

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Foto istimewa SAMBAS, Lidik.co – Pemadaman listrik kembali terjadi di sejumlah desa yang berada wilayah Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kamis (2/7/2026) hingga Jumat (3/7/2026) dini hari. Kondisi ini membuat sejumlah titik di ibu kota Semparuk tampak gelap, sementara aktivitas warga ikut terganggu akibat aliran listrik yang belum stabil. Pantauan di lapangan, aliran listrik dilaporkan padam […]

  • Ratusan Petarung Muda Baret Ungu Siap Perkuat Jajaran Pasmar 1
    TNI

    Ratusan Petarung Muda Baret Ungu Siap Perkuat Jajaran Pasmar 1

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    JAKARTA, LIDIK.CO   Ratusan Petarung Muda Baret Ungu siap untuk memperkuat jajaran Pasmar 1. Mereka berasal dari Mantan Pendidikan Pertama (Tandikma) Bintara dan Tamtama remaja Angkatan XLIV Gelombang II TA. 2024, Rabu (15/10/2025). Bergabungnya mereka ke jajaran Pasmar 1 disambut langsung oleh Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Mayjen TNI (Mar) Ili Dasili, yang didampingi oleh […]

  • Wabup Heroaldi Buka Lubuk Dagang Bidar Race Seri III 2026, Lebih dari 100 Tim Ramaikan Sirkuit Sungai Teberau

    Wabup Heroaldi Buka Lubuk Dagang Bidar Race Seri III 2026, Lebih dari 100 Tim Ramaikan Sirkuit Sungai Teberau

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Radiman Lah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Wabup Heroaldi di Lubuk Dagang Bidar Race Seri III 2026 Sambas, Lidik.co Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, mewakili Bupati Sambas secara resmi membuka Lubuk Dagang Bidar Race Seri III Tahun 2026 di Sirkuit Sungai Teberau, Desa Lubuk Dagang, Minggu pagi (17/5/2026). Ajang balap sampan tradisional tersebut diikuti lebih dari 100 tim peserta yang siap […]

  • Pengakuan Pemilik Pangkalan LPG di Tekarang: Jatah Digabung, Harga Naik Karena Ongkos Antar

    Pengakuan Pemilik Pangkalan LPG di Tekarang: Jatah Digabung, Harga Naik Karena Ongkos Antar

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Foto ilustrasi oleh AI Sambas, Lidik.co – Temuan lapangan terkait tingginya harga LPG subsidi ukuran 3 kilogram di Kabupaten Sambas terus berkembang. Dalam penelusuran langsung di salah satu pangkalan di Kecamatan Tekarang, awak media memperoleh sejumlah keterangan terkait pola distribusi dan penjualan gas bersubsidi tersebut. Pemilik pangkalan yang karib disapa Haji Dodo mengaku saat ini […]

expand_less Back to top