Apel Kesiapsiagaan dan Deklarasi Bumi Bung Karno Damai: Sinergi Menjaga Kondusifitas Kota Blitar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jum, 5 Sep 2025

Blitar, LIDIK.CO – Sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan, Pemerintah Kota Blitar menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Gangguan Kamtibmas dan Deklarasi Bumi Bung Karno Damai di halaman Kantor Walikota Blitar, Jl. Merdeka No. 105. Sekitar 4.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat hadir dengan semangat kebersamaan, memperkuat tekad menjaga Kota Blitar tetap aman dan damai, Jumat (5/9/2025).
Walikota Blitar, Bapak Syauqul Muhibbin, bertindak sebagai Pembina Apel, didampingi jajaran Forkopimda serta tokoh-tokoh strategis daerah. Hadir pula Ketua DPRD dr. Sahrul Alim, Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, Wakapolres Kompol Subiyantana, Kasi Intel Kejari Blitar Joko Probowinarto, Sekda Priyo Suhartono, serta jajaran OPD, camat dan lurah se-Kota Blitar. Kehadiran lintas sektor ini menjadi simbol kuatnya sinergitas dalam menjaga kondusifitas wilayah.
Dalam amanatnya, Walikota menegaskan bahwa apel ini merupakan respons atas dinamika keamanan yang terjadi, baik lokal maupun nasional. Ia menyoroti insiden penyerangan oleh massa tak dikenal terhadap sejumlah objek vital pemerintahan, termasuk Kantor Polres dan Gedung DPRD Kota Blitar. Menurutnya, tindakan tersebut bukanlah bentuk aspirasi publik, melainkan upaya menciptakan instabilitas yang membahayakan ketertiban umum.
“Kota Blitar adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan semangat damai, nyaman, dan kondusif,” tegas Walikota. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak mudah terprovokasi, dan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Sebarkan semangat saling jaga, baik di dunia nyata maupun dunia maya,” tambahnya.
Senada dengan itu, Mayor Inf Imam Suyoso menyampaikan komitmen Kodim 0808/Blitar untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam mencegah gangguan keamanan. Ia menegaskan bahwa stabilitas wilayah adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan kolaborasi dan komunikasi yang solid.
Apel ini bukan sekadar seremoni, melainkan pernyataan sikap kolektif: bahwa Kota Blitar menolak kekerasan, menolak provokasi, dan memilih jalan damai. Melalui Deklarasi Bumi Bung Karno Damai, masyarakat diajak memperkuat persatuan, menjaga ruang publik dari hoaks dan agitasi, serta menjadikan Blitar sebagai kota yang membanggakan, bukan hanya karena sejarahnya tapi karena semangat warganya.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Radiman Lah
















Saat ini belum ada komentar