Jalan Depan Jembatan Sekida Berlobang, Pengguna Jalan Harus Hati-hati
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 19 Nov 2025

Bengkayang, Lidik.co
Jalan Negara depan Jembatan Kabupaten Bengkayang-Kalbar merupakan jalur darat satu-satunya yang menghubungkan Kecamatan Jagoi dan Kecamatan Sajingan, baik roda dua maupun roda empat.
Namun, hati-hati karena didepan maupun belakang jambatan ini rawan resiko kecelakaan.
Jalur jalan negara Bengkayang itu tak sedikit memakan korban kecelakaan bagi pengendara roda dua, lantaran berlobang atau kurangnya perawatan jalan yang dilakukan oleh pihak Dinas terkait wilayah Kabupaten Bengkayang. Selasa (18/11/2025)
Dari hasil pantauan awak media, di Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, jalan depan jembatan Sekida sudah terlihat retak, pecah dan ada lobang besar.
Hal ini sudah pernah disampaikan oleh warga Sekida Kecamatan Jagoi Babang kepada pihak terkait. Namun menurut warga yang enggan disebut namanya itu mengatakan kalau proyek jembatan ini tidak tau dimulai tahun berapa, namun yang pasti telah terjadi kerusakan.
“Yang pasti telah terjadi kerusakan disini dan kami berharap pihak terkait dalam hal ini pihak pemerintah agar segera turun tangan untuk memperbaiki kerusakan pada jalan di daerah kami,” ungkapnya.
Dari informasi warga, perbaikan jalan yang rusak dan berlobang ini akan dilaksanakan pada bulan November. Diketahui seminggu lalu telah terjadi kecelakaan kendaraan bermotor roda dua yang mengakibatkan korban mengalami patah gigi.
“Ya baru minggu kemarin ada pengendara sepeda motor yang jatuh di jalan ini sehingga mengakibatkan giginya rontok,” ujar warga yang enggan disebut namanya.
Hal yang sama disampaikan salah satu pengendara bermotor yang lagi mampir di salah satu warung tak jauh dari jalan rusak. Warga tersebut, membenarkan adanya kejadian kecelakaan bermotor di lokasi jalan berlobang pada minggu lalu.
“Ya benar pak minggu lalu telah terjadi kecelakaan disini di jalan berlobang ini,” jelasnya.
Warga berharap agar Pemerintah yang memiliki tanggungjawab dalam melakukan perawatan dan perbaikan jalan akses jembatan Sekida segara menunjukan aksi nyata bukan hanya menciptakan pembangunan di berbagai sektor tapi juga memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat tanpa diskriminasi, seperti menyediakan kebutuhan publik seperti jalan dan jembatan sesuai ekspektasi.
“Kami harap jangan sampai memakan korban lagi jika dibiarkan berlarut larut,” Harap warga.
TIM
- Penulis: Redaksi
- Editor: Radiman Lah
- Sumber: Tim Media UF

















Saat ini belum ada komentar