Warga Dusun Nibung Gelar Orasi Tolak Verifikasi Lahan Transmigrasi
- account_circle Supriadi
- calendar_month Jum, 16 Jan 2026

Bengkayang, Lidik.co
Warga Dusun Nibung, Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang menggelar orasi tolak verifikasi lahan transmigrasi. Tidak kurang dari 100 orang menyatakan sikap menolak rencana verifikasi lahan transmigrasi Paket A Desa Sinar Tebudak, Kecamatan Tujuh Belas, Jumat pagi (16/1/2026).
Aksi berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB di ruas jalan raya perbatasan Dusun Nibung dan Dusun Pajak. Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap kegiatan verifikasi lahan transmigrasi yang menurut klaim masyarakat berada di wilayah Dusun Nibung dan telah lama mereka kelola.
Sebelum aksi dimulai, warga berkumpul sejak pukul 07.00 WIB di rumah salah satu tokoh masyarakat setempat, Sudar. Sekitar satu jam kemudian, massa bergerak menuju lokasi aksi dengan membawa spanduk dan pernyataan sikap.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, perwakilan warga menyatakan penolakan terhadap rencana validasi lahan transmigrasi Paket A dan B yang dinilai berada di wilayah Dusun Nibung.
Salah seorang warga yang enggan disebut namanya, menegaskan penolakan terhadap segala bentuk klaim penguasaan lahan. Menurutnya dan warga lainnya, masyarakat setempat telah mengelola selama puluhan tahun.
“Kami melakukan aksi damai hari ini untuk melakukan penolakan terhadap klaim sepihak atas penguasaan lahan yang telah kami kelola selama puluhan tahun, kami berharap pihak pemerintah daerah hingga pusat bisa menyelesaikan permasalahan ini,” ungkap warga yang enggan disebut namanya.
Selain itu, massa meminta pemerintah serta instansi terkait untuk menunda atau membatalkan hasil evaluasi lahan transmigrasi Paket A hingga terdapat kejelasan dan keputusan resmi mengenai batas wilayah antara lahan masyarakat Dusun Nibung dan kawasan transmigrasi.
Aksi tersebut dikoordinatori oleh Fransiskus Aken, Darmasius Da’am, Fidelis Kaneng, dan Bernadus. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Sekitar pukul 09.00 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib.
Warga menilai penolakan ini dipicu belum adanya keputusan pemerintah yang tegas terkait batas wilayah antara lahan masyarakat Dusun Nibung dan kawasan transmigrasi Paket A. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut guna mencegah potensi konflik sosial di kemudian hari.
- Penulis: Supriadi
- Editor: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar