Jalan Rusak dan Berlubang Viral di Media Sosial Legislator PKS, Walisa Buka Suara
- account_circle Redaksi
- calendar_month Ming, 29 Mar 2026

Foto jalan rusak dan berlubang sedang diaspal
Sambas, Lidik.co
Jalan rusak dan berlubang di wilayah Simpang Empat, Kabupaten Sambas, yang telah dikeluhkan warga selama dua tahun akhirnya bisa diperbaiki pada Sabtu siang (28/3/2026).
Pengaspalan dilakukan setelah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi. Terakhir di momen lebaran Idul Fitri sempat terjadi dua kali lakalantas hingga viral di media sosial.
Perbaikan tersebut dinilai sebagai respons cepat terhadap tekanan publik, sekaligus upaya mencegah bertambahnya korban di lokasi yang sebelumnya dikenal rawan kecelakaan akibat lubang jalan yang semakin membesar.
Menurut anggota DPRD Kabupaten Sambas dua periode, Walisa menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah lama diusulkan melalui mekanisme resmi.

Proses perbaikan jalan dengan cara diaspal
Dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, ia mengungkapkan usulan telah diajukan sejak 2024 dan sempat masuk dalam perencanaan anggaran 2025. Namun, kebijakan refocusing anggaran menyebabkan pelaksanaan baru bisa dilaksanakan pada 2026.
“Dengan adanya kejadian yang viral beberapa hari ini, tentu menjadi faktor pendukung yang dapat mempercepat realisasi perbaikan jalan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyuarakan kondisi jalan, yang dinilai menjadi bagian penting dalam fungsi pengawasan publik terhadap jalannya pemerintahan.
Di sisi lain, legislator PKS ini juga menyoroti adanya komentar miring di media sosial yang dinilai menyerang ranah pribadinya dan di luar konteks tugasnya sebagai wakil rakyat.
Ia menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap melampaui batas.
“Sebagai warga negara, saya juga memiliki hak yang dilindungi oleh negara,” tegasnya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat respons positif dari warga. Salah satu warga setempat, Agus mengaku merasa senang dengan adanya perbaikan jalan rusak dan berlubang yang telah lama membahayakan bagi pengguna jalan.
“Terima kasih kepada kepada pemerintah Kabupaten Sambas terutama kepada ibu Walisa yang sudah memperjuangkan usulan warga,” ungkapya.
Hal serupa juga disampaikan warga Simpang Empat lainnya, Riko. Ia berharap, setelah perbaikan dilakukan, tidak ada lagi kecelakaan lalu lintas di lokasi jalan yang berdekatan dengan Puskesmas ini.
“Semoga setelah diperbaiki, tidak ada lagi kecelakaan di sini,” harapnya.
Peristiwa ini menjadi cermin bahwa tekanan publik, terutama di ruang digital, mampu mempercepat respons terhadap persoalan yang sedang terjadi di lapangan yang belum tentu bisa cepat diketahui pemerintah daerah.
“Kami menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dari instansi teknis dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan aksi nyata perbaikan jalan hari ini adalah bukti pemerintah daerah masih punya hati, terima kasih,” tandas warga yang enggan disebut namanya.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar