Wabup Sambas Heroaldi Angkat Bicara Soal Isu Hoaks yang Menyerang Satono
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026

Wabup Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi
Sambas, Lidik.co
Wakil Bupati Sambas, Heroaldi, angkat bicara terkait maraknya dugaan penyebaran hoaks di media sosial yang menyasar Bupati Sambas, Satono, Selasa (14/4/2026).
Sejumlah narasi yang beredar di platform Facebook dinilai meresahkan. Mulai dari tudingan bahwa Bupati Sambas menjual lahan kepada investor untuk menutup utang Pilkada hingga Rp37 miliar, hingga isu rencana perluasan area Hak Guna Usaha (HGU) dengan dalih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tidak hanya itu, isu tersebut juga dikaitkan dengan berbagai spekulasi lain, termasuk klaim adanya keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, hingga narasi yang menyebut adanya teguran dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Menanggapi hal tersebut, Heroaldi menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu disikapi secara bijak dan tidak serta-merta dipercaya tanpa verifikasi.
Ia mengapresiasi langkah cepat Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Sambas yang telah mengeluarkan pernyataan untuk membantah isu hoaks tersebut.
Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan GWI menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat, mengingat isu yang beredar tidak hanya menyasar Bupati Satono, tetapi juga berdampak pada dirinya sebagai satu kesatuan dalam pemerintahan.
“Terima kasih kepada DPC Gabungan Wartawan Indonesia Sambas yang telah memberikan himbauan kepada masyarakat luas agar tidak mempercayai isu hoaks yang ditujukan kepada Bupati Satono,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Sambas untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kepada masyarakat Sambas agar tidak mudah termakan isu hoaks. Percayalah, kami akan terus bekerja mewujudkan Sambas Berkah Berkemajuan,” tegasnya.
Heroaldi juga menekankan pentingnya dukungan publik dalam menjaga stabilitas pembangunan daerah di tengah berbagai dinamika informasi yang berkembang.
Menurutnya, selama lebih dari satu tahun masa pemerintahan berjalan, berbagai terobosan telah dilakukan oleh Bupati Sambas, termasuk memperkuat koneksi hingga tingkat kementerian guna mendorong masuknya program pembangunan ke daerah.
“Saya salut dengan Bupati Satono yang memiliki jaringan luas hingga ke tingkat kementerian. Ke depan akan banyak program pembangunan yang masuk ke Sambas,” ungkapnya.
Meski demikian, ia memastikan pemerintah daerah tetap terbuka terhadap kritik dari masyarakat selama disampaikan secara konstruktif dan berbasis fakta.
“Kita menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan kritik. Namun tentu harus bersifat membangun dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
- Penulis: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar