Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dapur Redaksi » Benarkah Konfirmasi Wartawan ke Sejumlah OPD di Sambas Harus Melalui Perantara

Benarkah Konfirmasi Wartawan ke Sejumlah OPD di Sambas Harus Melalui Perantara

  • account_circle Hunter
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026

Sambas, Lidik.co – Hubungan kemitraan antara pers dan pemerintah daerah semestinya dibangun di atas prinsip keterbukaan informasi, profesionalisme, serta saling menghormati fungsi masing-masing. Namun, di Kabupaten Sambas muncul pertanyaan yang mulai ramai diperbincangkan di kalangan wartawan investigasi: benarkah akses konfirmasi kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus melalui seorang perantara yang juga berprofesi sebagai wartawan?

Pertanyaan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan penelusuran media ini dan keterangan sejumlah wartawan, pola komunikasi tersebut disebut telah berlangsung cukup lama, khususnya saat wartawan melakukan konfirmasi terkait dugaan penyimpangan pelaksanaan proyek pemerintah di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Sambas.

Sejumlah wartawan mengaku mengalami pengalaman yang hampir serupa. Setelah mengirimkan konfirmasi kepada pejabat terkait melalui aplikasi WhatsApp mengenai temuan di lapangan, tidak berselang lama mereka justru dihubungi oleh seorang wartawan lain yang tidak terlibat dalam proses peliputan.

“Yang membuat kami heran, bagaimana isi konfirmasi yang hanya dikirim kepada pejabat bisa diketahui pihak lain dalam waktu singkat?” ungkap seorang wartawan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurut pengakuan beberapa jurnalis, komunikasi lanjutan tersebut tidak jarang berisi permintaan agar pemberitaan ditunda, tidak dipublikasikan, bahkan diturunkan setelah terbit. Sejumlah wartawan juga mengaku pernah menerima tawaran penyelesaian di luar mekanisme jurnalistik. Seluruh informasi tersebut masih dalam proses pendalaman dan verifikasi oleh redaksi.

Media ini juga memperoleh informasi bahwa dugaan praktik tersebut disebut pernah disaksikan oleh beberapa wartawan pada waktu dan lokasi yang berbeda. Redaksi masih menelusuri seluruh keterangan saksi beserta bukti pendukung guna memastikan akurasi informasi sebelum dipublikasikan secara lengkap.

Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan yang lebih luas mengenai independensi kerja jurnalistik. Dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, wartawan memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan mengonfirmasi informasi secara langsung kepada pejabat publik tanpa intervensi pihak mana pun.

Apabila benar terdapat mekanisme tidak tertulis yang menempatkan seorang wartawan sebagai penghubung atau bahkan penyaring komunikasi antara media dengan pejabat publik, kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu prinsip kesetaraan akses informasi bagi seluruh insan pers.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi ungkapfakta.id, Rudi Kurniawan, mengaku turut mencermati berbagai persoalan yang berkembang di kalangan insan pers di Kabupaten Sambas. Menurutnya, fenomena tersebut tidak hanya dialami sejumlah wartawan, tetapi juga pernah ia rasakan saat menjalankan tugas jurnalistik.

Rudi menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar seluruh insan pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dalam mencari, memperoleh, mengolah, serta menyampaikan informasi kepada publik.

“Sebagai insan pers yang menjalankan fungsi pelayanan informasi kepada publik, setiap wartawan hendaknya bekerja secara profesional, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga integritas profesi,” ujarnya.

Menurut Rudi, profesi wartawan bukan sekadar memiliki kartu pers, mengenakan atribut media, atau mengaku sebagai insan pers. Wartawan merupakan profesi yang memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan hukum dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, independen, serta berpihak kepada kepentingan publik.

“Dalam menjalankan tugas jurnalistik, setiap wartawan wajib berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Profesi wartawan tidak boleh dijadikan tameng kepentingan pribadi maupun ajang mencari keuntungan dengan cara mencederai marwah insan pers,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan dapat berdampak terhadap menurunnya kepercayaan publik terhadap pers.

“Pers bukan tempat berlindung bagi pihak-pihak yang ingin mengejar kepentingan pribadi. Wartawan bekerja berdasarkan fakta, etika, dan tanggung jawab kepada publik,” katanya.

Lebih lanjut, Rudi menilai persoalan tersebut mulai memengaruhi hubungan kemitraan antara media dengan sejumlah instansi pemerintah. Menurutnya, apabila tidak diselesaikan melalui mekanisme yang tepat dan mengedepankan etika profesi, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pola komunikasi yang selama ini telah terbangun.

“Kemitraan antara media dan instansi publik harus dibangun atas dasar saling menghormati profesi serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Kepentingan pribadi tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik terhadap pers,” pungkasnya.

Berita ini disusun berdasarkan hasil penelusuran jurnalistik dan keterangan sejumlah narasumber. Redaksi akan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak Dinas PUPR dan Dinas Perkim-LH Kabupaten Sambas untuk memperoleh penjelasan serta melengkapi informasi.

Apabila terdapat klarifikasi atau hak jawab dari pihak terkait, redaksi akan memuatnya secara proporsional sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

  • Penulis: Hunter

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambas Bidik Sekolah Rakyat, Satono Temui Mensos di Jakarta

    Sambas Bidik Sekolah Rakyat, Satono Temui Mensos di Jakarta

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Bupati Satono bersama Mensos RI, Saifullah Yusuf Jakarta, Lidik.co Pemerintah Kabupaten Sambas mulai mengakselerasi agenda pembangunan sosial dengan menyasar program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial. Langkah itu ditandai dengan pertemuan Bupati Sambas, Satono, bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, serta Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Jakarta, Rabu (1/4/2026). Pertemuan tersebut memfokuskan pada dua […]

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Ardianto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Heroaldi Open House Idul Fitri 1447 Hijriah Sambas, Lidik.co Sudah dibaca: 54

  • Maudu Lompoa Cikoang: Tradisi Maulid yang Meriah dan Sarat Makna

    Maudu Lompoa Cikoang: Tradisi Maulid yang Meriah dan Sarat Makna

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Takalar, LIDIK.CO Tradisi Maudu Lompoa kembali digelar dengan penuh hikmah dan kemeriahan di kediaman Mustafa Al Aidid, salah satu pendiri media siber Garuda Hitam. Perayaan berlangsung di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan menjadi magnet spiritual serta budaya bagi masyarakat setempat, Jumat (20/9/25). “Maudu Lompoa bukan sekadar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tapi juga […]

  • Perumda Sambas Catat Lompatan Laba dan Efisiensi: Dari Minus Menuju Full Cost Recovery

    Perumda Sambas Catat Lompatan Laba dan Efisiensi: Dari Minus Menuju Full Cost Recovery

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sambas, LIDIK.CO   Meski masih berada dalam kategori “Kurang Sehat” secara kelembagaan, Perumda Tirta Muare Ulakan Sambas menunjukkan tren positif dalam efisiensi pengeluaran, peningkatan laba, dan perbaikan kinerja. Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mencatat Full Cost Recovery (FCR) pada tahun 2023 dan 2024—sebuah capaian penting dalam pengelolaan BUMD air minum. Laporan kinerja menunjukkan bahwa […]

  • Budget Rekomendasi iPhone Pada Tahun 2025

    Budget Rekomendasi iPhone Pada Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Untuk rekomendasi iPhone dengan budget terbatas di Makassar pada tahun 2025, beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan adalah iPhone 11, iPhone SE (2020), atau iPhone XR. Opsi-opsi ini menawarkan kombinasi harga terjangkau dan performa yang masih layak untuk kebutuhan sehari-hari. Rekomendasi iPhone Budget: iPhone 11: Dengan harga mulai dari Rp4,8 juta untuk kondisi second fullset, iPhone 11 […]

  • Sigap Anggota Koramil, Polsek Dan Manggala Agni Serta MPA Kecamatan Jawai Padamkan Api Di Perkebunan Warga
    TNI

    Sigap Anggota Koramil, Polsek Dan Manggala Agni Serta MPA Kecamatan Jawai Padamkan Api Di Perkebunan Warga

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Anggota Koramil 1208-04/Jawai berkolaborasi bersama Polri Manggala Agni juga MPA yang lansung dipimpin oleh Komandan Koramil 04/Jawai Pelda Suhadi laksanakan pemadaman Api yang membakar sekitar 15 ha lahan perkebunan warga di beberapa Desa di Kec. Jawai, Kab. Sambas, Sabtu (27/09/25). Pada kesempatan tersebut Danramil 04/Jawai Pelda Suhadi menyampaikan kebersamaan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya […]

expand_less Back to top