Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Daerah » Maudu Lompoa Cikoang: Tradisi Maulid yang Meriah dan Sarat Makna

Maudu Lompoa Cikoang: Tradisi Maulid yang Meriah dan Sarat Makna

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025

Takalar, LIDIK.CO

Tradisi Maudu Lompoa kembali digelar dengan penuh hikmah dan kemeriahan di kediaman Mustafa Al Aidid, salah satu pendiri media siber Garuda Hitam. Perayaan berlangsung di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan menjadi magnet spiritual serta budaya bagi masyarakat setempat, Jumat (20/9/25).

“Maudu Lompoa bukan sekadar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tapi juga warisan leluhur yang menyatukan syair, ritual, dan sejarah panjang keturunan kerajaan Cikoang,” ujar Mustafa Al Aidid.

Foto istimewa

Makna dan Sejarah

Dalam bahasa Makassar, Maudu Lompoa berarti “Maulid Besar.” Tradisi ini berakar dari keluarga Sayyid Bafaqih Al-Aidid dan telah berlangsung turun-temurun selama berabad-abad. Ia menjadi simbol akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal Makassar, khususnya di wilayah pesisir Cikoang.

Rangkaian Acara

– Persiapan Ritual: Warga Cikoang bergotong-royong menyiapkan julung-julung—kapal kayu tradisional yang dihias warna-warni dan diisi dengan bahan pokok seperti telur, beras, nasi ketan, ayam, serta pakaian pria dan wanita.

– Pembacaan Syair Shalawat: Acara dimulai dengan pembacaan syair-syair shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dipimpin oleh para sesepuh keturunan kerajaan Cikoang.

– Puncak Perayaan: Setelah pembacaan syair, warga dipersilakan mengambil isi julung-julung sebagai bentuk berkah dan kebersamaan.

– Simbolisasi Sesaji: Isi julung-julung juga mencerminkan sesaji dan perlengkapan sehari-hari, sebagai simbol masuknya Islam ke Cikoang melalui jalur perdagangan maritim.

Keunikan Tradisi

– Julung-julung: Kapal kayu yang dihias dan diisi dengan beragam barang, seperti baju kaos, kerudung, daster, telur, dan ayam.

– Telur Warna-Warni: Telur yang diwarnai menjadi ikon khas Maudu Lompoa, melambangkan keberagaman dan semangat kebersamaan.

– Gotong-Royong: Seluruh proses acara melibatkan partisipasi aktif masyarakat, memperkuat nilai solidaritas dan kekeluargaan.

Tradisi Maudu Lompoa terus dijaga sebagai ritual tahunan oleh masyarakat Desa Cikoang. Ia bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga cerminan identitas budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat pesisir Sulawesi Selatan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Dugaan Kejanggalan Kematian Novika Sari, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

    Ada Dugaan Kejanggalan Kematian Novika Sari, Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 1.842
    • 0Komentar

    SUNGAI-RAYA-KALBAR.LIDIK.CO Keluarga Novika Sari, perempuan yang ditemukan tewas tergantung dengan seutas kain gorden di kamar rumahnya, Jalan Sungai Raya Dalam, Komplek Kapuas Mas, Nomor A02, RT/RW 007/008, Kecamatan Sungai Raya, mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kematian yang dinilai penuh kejanggalan. Korban diketahui berasal dari Dusun Tanjung Bakau, RT/RW 003/002, Desa Tambatan, Kecamatan Teluk Keramat, […]

  • Mendagri Apresiasi Kiprah Posyandu, Sebut Miliki Peran sebagai Mesin Sosial di Lingkup Masyarakat

    Mendagri Apresiasi Kiprah Posyandu, Sebut Miliki Peran sebagai Mesin Sosial di Lingkup Masyarakat

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta,LIDIK.CO Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kiprah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang telah memberikan kontribusi penting bagi masyarakat. Mendagri bahkan menyebut Posyandu layaknya mesin sosial yang memiliki jaringan besar hingga lingkup keluarga. Kekuatan ini, menurutnya, dapat dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah. “Kenapa pembina Posyandu harus istrinya kepala daerah? Karena kepala daerah itu […]

  • Dari Senjata ke Spidol: Serda Irfan Jadi Guru Dadakan untuk Anak-Anak di Mayuberi
    TNI

    Dari Senjata ke Spidol: Serda Irfan Jadi Guru Dadakan untuk Anak-Anak di Mayuberi

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Dari Senjata ke Spidol: Serda Irfan Jadi Guru Dadakan untuk Anak-Anak di Mayuberi MAYUBERI, LIDIK.CO   Suasana kelas 1 SD Mayuberi pagi itu tampak berbeda. Bukan seorang guru biasa yang berdiri di depan papan tulis, melainkan seorang prajurit TNI dengan seragam lorengnya. Dia adalah Serda Irfan dari Pos Mayuberi Satgas Yonif 700/Wyc, yang dengan semangat […]

  • Sinaran Kebaikan: Lampu dan Matahari Menjadi Teladan

    Sinaran Kebaikan: Lampu dan Matahari Menjadi Teladan

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Alfian
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pontianak, Lidik.co Malam itu gelap, namun dengan penerangan sinar lampu yang tidak pernah ingkar janji, lampu pernah berjanji kepada matahari bahwa ia akan menjadi penerang terhadap siapa saja, tanpa memilih dan memilah. Lampu dan matahari adalah pihak yang terlibat dalam kisah ini, sebagai contoh kebaikan dan keadilan. Mereka menerangi alam semesta dengan keadilan dan kebaikan, […]

  • Sentuhan Kemanusiaan di Pegunungan Papua: Satgas TNI Pos Kout Sinak Berbagi Pakaian untuk Warga

    Sentuhan Kemanusiaan di Pegunungan Papua: Satgas TNI Pos Kout Sinak Berbagi Pakaian untuk Warga

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PAPUA.LIDIK.CO Di bawah sinar mentari Pegunungan Tengah Papua yang hangat, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) kembali menunjukkan wajah humanis TNI melalui kegiatan Binter Terbatas yang penuh makna. Kali ini, personel Pos Kout Sinak yang dipimpin oleh Serda Hermawan, putra daerah asal Bone, melaksanakan aksi nyata dengan membagikan pakaian layak pakai kepada warga Kampung sekitar […]

  • Yuliansyah Tinjau Desa Seranggam, Perjuangkan Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    Yuliansyah Tinjau Desa Seranggam, Perjuangkan Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Radiman Lah
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co Legislator Partai Gerindra Yuliansyah, anggota Komisi V DPR RI, melakukan kunjungan lapangan ke Desa Seranggam, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, untuk meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan desa dan rencana pengadaan sarana air bersih bagi masyarakat, Selasa (10/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Yuliansyah dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar […]

expand_less Back to top