Air Sungai Berubah Warna, Masyarakat Lubuk Lagak Minta Pemerintah Segera Bertindak
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 24 Jun 2026

Foto istimewa
Sambas, Lidik.co – Warga Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas, mengeluhkan kondisi air sungai yang berubah warna menjadi kuning kecokelatan dan tampak keruh dalam beberapa waktu terakhir, Rabu (24/6/2026).
Perubahan tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran karena sungai masih dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Air sungai di sekitar permukiman warga terlihat tidak normal secara kasat mata.
Air yang ditampung di sejumlah rumah juga tampak keruh dan menguning sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas dan keamanannya untuk digunakan.
Asnan salah seorang warga mengatakan sempat mengalami gatal-gatal setelah mandi. Ia berharap pemerintah bisa mengatasi permasalah ini.
“Ya setelah mandi saya mengalami gatal-gatal pada kulit sekitar area badan, tangan dan kaki,” ujarnya.

Foto istimewa
Warga berharap pemerintah daerah tidak menganggap persoalan tersebut sebagai keluhan biasa. Mereka menilai perubahan kualitas air menyangkut kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengatakan, untuk memperoleh akses terhadap air yang layak dan aman merupakan hak setiap warga.
Menurutnya, air menjadi berubah warna seperti warna kopi susu karena di duga pada bagian hilir sungai ada aktivitas PETI yang telah berlangsung sejak lama.
Hingga berita ini diterbitkan, Lidik.co masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas maupun pihak terkait lainnya.
Lidik.co memberi ruang hak jawab dan klarifikasi terbuka bagi seluruh pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.
- Penulis: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar