Protes di SPBU 64.783.19 Panca Roba: Hanya 7 Truk Terlayani dari 40 Ton Solar Subsidi, Sopir Kecewa Berat
- account_circle Tim
- calendar_month Sab, 12 Jul 2025

KUBU RAYA. LIDIK.CO
Kekacauan dalam distribusi solar subsidi kembali terjadi di SPBU 64.783.19 Panca Roba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat, 11 Juli 2025.
Dari total kuota solar yang disebut-sebut mencapai 40 ton, hanya 7 unit kendaraan ekspedisi yang berhasil mendapatkan jatah pengisian. Sementara puluhan truk lainnya harus pulang dengan tangki kosong meski telah mengantre sejak subuh.
Yang terekam oleh awak media, para sopir mengaku kecewa dan menuding adanya ketidakterbukaan dalam distribusi solar subsidi. Suara protes mereka terdengar lantang, bahkan beberapa di antaranya meluapkan kekesalan karena merasa solar telah “dimainkan”.
“Saya antre sudah berhari hari , tapi malah tidak kebagian. Anehnya, ada truk yang datang belakangan bisa langsung isi. Ini jelas tidak adil,” ungkap salah satu sopir dengan nada kesal.
Bukan kali ini saja terjadi. Pada tanggal 9 Juli 2025, awak media yang berusaha mengonfirmasi kejadian serupa di SPBU yang sama justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Dihalangi oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas keamanan SPBU, wartawan tidak diberi akses untuk meliput maupun meminta keterangan dari pengelola.
Modus penghalangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum yang hendak menutupi praktik tidak transparan di lapangan. Tindakan semacam ini dinilai mencederai kebebasan pers dan upaya media dalam melakukan kontrol sosial terhadap pelayanan publik, khususnya terkait distribusi subsidi dari negara.
Atas kejadian berulang ini, awak media dan para sopir berharap pemerintah daerah maupun pihak Pertamina turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memastikan distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait yang bersedia memberikan klarifikasi. Awak media akan terus melakukan pantauan dan berkomitmen untuk menyampaikan temuan ini kepada pihak berwenang, termasuk Ombudsman, Dinas ESDM, dan aparat penegak hukum, agar masalah ini tidak terus berlarut. (Tim Investigasi).
- Penulis: Tim
- Editor: Hunter
- Sumber: Red
















Saat ini belum ada komentar