Mayat Pria Mengapung di Sungai Seburing Akhirnya Teridentifikasi, Polisi Pastikan Penanganan Sesuai Prosedur
- account_circle Redaksi
- calendar_month Ming, 14 Jun 2026

Foto dokumentasi Polres Sambas
Sambas, Lidik.co – Sesosok mayat pria yang sebelumnya ditemukan mengapung di Sungai Seburing, Dusun Makmur, Desa Seburing, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, akhirnya berhasil diidentifikasi oleh Unit Inafis Polres Sambas.
Korban sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi telungkup dan hanyut terbawa arus sungai pada Sabtu (13/6/2026) siang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui seorang warga bernama Reza sekitar pukul 13.12 WIB saat melintas di Jembatan Gantung Seburing untuk mengecek pembangunan di wilayah Dusun Makmur.
Saat melihat ada tubuh manusia mengapung di tengah sungai, saksi kemudian memberitahukan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semparuk.
Mendapat laporan itu, personel Polsek Semparuk bersama Unit Inafis Polres Sambas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses evakuasi.
Evakuasi dilakukan bersama unsur gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Basarnas Sintete, serta masyarakat setempat. Sekitar pukul 15.45 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pemangkat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ditemukan, korban diketahui hanya mengenakan celana pendek berwarna biru tanpa membawa identitas diri.
Dalam proses identifikasi, Unit Inafis Polres Sambas melakukan serangkaian pemeriksaan ilmiah kepolisian, mulai dari pemeriksaan fisik jenazah, pengeringan sidik jari, hingga pencocokan data melalui sistem Face Recognition (FR).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, identitas korban akhirnya diketahui sebagai seorang warga Kota Singkawang.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban disebut memiliki riwayat gangguan kesehatan dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Singkawang. Korban juga disebut kerap pergi meninggalkan rumah seorang diri.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis di RSUD Pemangkat, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban serta menolak dilakukan autopsi.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Menurutnya, proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi, identifikasi hingga pemeriksaan terhadap jenazah.
“Kami juga mengapresiasi peran masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Jenazah korban selanjutnya dijemput pihak keluarga pada Minggu dini hari (14/6/2026) untuk dibawa pulang ke Kota Singkawang dan dilakukan proses kremasi.
- Penulis: Redaksi
















Saat ini belum ada komentar