Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Peristiwa » Inpest Desak Agrinas: Jangan Ulang Luka Duta Palma

Inpest Desak Agrinas: Jangan Ulang Luka Duta Palma

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025

Jakarta, Lidik.co

 

Konflik agraria di wilayah perbatasan Kalimantan Barat kembali mencuat. Masyarakat Tempatan dan adat mendesak pemerintah agar tidak menyerahkan seluruh lahan eks PT Duta Palma yang luasnya mencapai 137.066,01 hektare dan tersebar di Kabupaten Sambas dan Bengkayang kepada PT. Agrinas Palma Nusantara, perusahaan plat merah yang baru hadir di wilayah tersebut, Jumat (14/11/2025).

Menurut Ketum DPP Inpest Marganda Simamora, ia mengatakan bahwa kehadiran Agrinas seharusnya tidak semata untuk mengakuisisi lahan negara, tetapi menjadi instrumen negara dalam mensejahterakan dan melindungi masyarakat adat dan tempatan yang telah lama terpinggirkan.

“Di dalam lahan eks Duta Palma, ada kepentingan masyarakat yang telah berkonflik selama puluhan tahun. Kehadiran Agrinas harus menjadi solusi, bukan ancaman baru,” tegas Ganda Mora saat dihubungi vai aplikasi WhatsApp di Jakarta.

Ketum DPN Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (Inpest) dan sekaligus Ketum Yayasan Lingkungan Hidup Sahabat Alam Rimba (SALAMBA) ini dengan tegas menyatakan bahwa, ia akan segera menyurati Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertahanan dan Satgas PKH (Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan).

Satgas PKH sendiri merupakan sebuah tim lintas kementerian yang dibentuk untuk menertibkan dan mengembalikan penguasaan kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu.

Ia akan meminta agar pemerintah segera melakukan Inventarisasi lahan dan identifikasi masyarakat tempatan yang terdampak. Ia juga berharap Proses inclave yang adil dan transparan serta penegasan bahwa kehadiran BUMN bukan untuk menggantikan dominasi korporasi, tetapi untuk memulihkan hak rakyat.

“Permasalahan lahan di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat harus menjadi perhatian pemerintah, jangan sampai masyarakat yang dulu digigit buaya korporasi, kini diterkam harimau atas nama negara!” Jelas Marganda.

Lusiana Kartinam alias Ikar, salah seorang tokoh perempuan dari masyarakat perbatasan menyuarakan kekhawatiran terkait kebijakan manajemen Agrinas saat ini, dimana masyarakat perbatasan masih belum merasakan keadilan seperti yang dimaksud pada sila kelima Pancasila yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

“Kami ingin negara hadir mewujudkan keadilan bukan hanya keadilan bagi rakyat perbatasan saja tapi kami ingin negara mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!” Ungkap Ikar.

Isu ini menjadi krusial mengingat posisi lahan berada di wilayah strategis perbatasan Indonesia–Malaysia, yang selama ini minim perhatian dan rentan konflik agraria. Masyarakat berharap pemerintah tidak mengulang kesalahan masa lalu dan menjadikan momentum ini sebagai langkah nyata menuju keadilan agraria dan kedaulatan rakyat.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga, Oknum Anggota DPRD Sambas terseret dalam Pusaran Korupsi Hibah Mesjid

    Diduga, Oknum Anggota DPRD Sambas terseret dalam Pusaran Korupsi Hibah Mesjid

    • calendar_month Jum, 15 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 217
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Polemik Hibah Masjid Hidayatul Muttaqin Sinam jembatan 15  tahun 2023 yang belum rampung atau belum selesai dikerjakan oleh pelaksana (BY) dan Surat Pertanggungjawaban ( SPJ) tidak pernah ditanda tangani oleh Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Jl. Moh Sohor, Desa Pemangkat Kota, Kabupaten Sambas. Mantan Ketua Panitia Pembangunan Masjid dan Sekaligus Mantan Ketua Masjid Hidayatul Muttaqin, […]

  • Pasca Kebakaran, Kelompok Tambiong Butuh Uluran Tangan Pemerintah

    Pasca Kebakaran, Kelompok Tambiong Butuh Uluran Tangan Pemerintah

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Mikson
    • visibility 246
    • 0Komentar

    LUWU UTARA. LIDIK.CO Sebulan berlalu sejak kebakaran menghanguskan bangunan penyimpanan inventaris Kelompok Masyarakat Tambiong di Dusun Pombakka, Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang Selatan, Luwu Utara. Insiden tersebut melenyapkan seluruh perabotan yang tersimpan di dalamnya. Kini, Kelompok Masyarakat Tambiong sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memulihkan kembali bangunan dan inventaris yang musnah akibat kebakaran. Rabu 6 Agustus […]

  • Menjaga Api di Tengah Angin

    Menjaga Api di Tengah Angin

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Sigi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    TAJUK RENCANA Menjaga Api di Tengah Angin Setiap 9 Februari, pers kembali bercermin. Bukan untuk merayakan dirinya sendiri, melainkan untuk menakar sejauh mana ia masih setia pada tugas utamanya: menyampaikan kebenaran di tengah perubahan zaman yang kian cepat dan kompleks. Hari Pers Nasional bukan perayaan seremonial. Ia adalah pengingat bahwa kerja jurnalistik tidak pernah benar-benar […]

  • Ditengah Dinamika Nasional, NU Sambas Minta Warga Tetap Tenang dan Bijak

    Ditengah Dinamika Nasional, NU Sambas Minta Warga Tetap Tenang dan Bijak

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 444
    • 0Komentar

    SAMBAS, LIDIK.CO Ditengah dinamika sosial dan politik yang berkembang di tanah air, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sambas menyampaikan seruan moral kepada seluruh warga Nahdliyyin dan masyarakat luas untuk tetap menjaga ketertiban dan kedamaian, Ahad (31/8/2025). Seruan ini sejalan dengan instruksi resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang menegaskan lima poin penting dalam […]

  • Kemenko Polkam Tinjau Temajuk, Sinkronisasi dan Perkuat Pengelolaan Perbatasan RI–Malaysia 

    Kemenko Polkam Tinjau Temajuk, Sinkronisasi dan Perkuat Pengelolaan Perbatasan RI–Malaysia 

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Foto bersama Kemenko Polkam dan unsur pemerintah dan keamanan Kalbar Sambas, Lidik.co Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) melaksanakan kunjungan kerja selama dua hari di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, dalam rangka sinkronisasi pengelolaan kawasan perbatasan RI–Malaysia sekaligus penguatan pertahanan negara. Kunjungan yang berlangsung pada 15–16 April 2026 ini difokuskan pada peninjauan langsung […]

  • Jurnalis Sambas Nopriyanto: Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan

    Jurnalis Sambas Nopriyanto: Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Hunter
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Foto Jurnalis Sambas Nopriyanto Sambas, Lidik.co  – Dugaan tindakan intimidasi dan kekerasan terhadap seorang wartawan KompasAkses.com saat melakukan konfirmasi terkait pelaksanaan proyek di Kecamatan Teluk Keramat, Kamis (30/7/2026), menuai perhatian dari kalangan jurnalis di Kabupaten Sambas. Jurnalis Kabupaten Sambas, Nopriyanto, menilai apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers […]

expand_less Back to top