Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendagri Apresiasi Kiprah Posyandu, Sebut Miliki Peran sebagai Mesin Sosial di Lingkup Masyarakat

Mendagri Apresiasi Kiprah Posyandu, Sebut Miliki Peran sebagai Mesin Sosial di Lingkup Masyarakat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 23 Sep 2025

Jakarta,LIDIK.CO

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi kiprah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang telah memberikan kontribusi penting bagi masyarakat.

Mendagri bahkan menyebut Posyandu layaknya mesin sosial yang memiliki jaringan besar hingga lingkup keluarga. Kekuatan ini, menurutnya, dapat dioptimalkan untuk mendukung program pemerintah.

“Kenapa pembina Posyandu harus istrinya kepala daerah? Karena kepala daerah itu yang memiliki power, sumber, kekuatan. Dia punya pengambil kebijakan, punya kewenangan berdasarkan undang-undang, sebagai kepala tertinggi pemerintahan di daerah itu,” ujar Mendagri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Mendagri menjelaskan, keberadaan Posyandu memiliki dasar hukum yang kuat. Hal ini antara lain diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2014, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2018, serta Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Dalam UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disebutkan secara tegas bahwa Posyandu merupakan salah satu unsur lembaga kemasyarakatan desa (LKD). Selain itu, Posyandu juga menjadi mitra pemerintah desa dalam melaksanakan fungsi pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan, dan pembinaan masyarakat.

Saat ini, kata Mendagri, Posyandu telah bertransformasi dengan melaksanakan enam standar pelayanan minimal (SPM). Sebelumnya, Posyandu lebih banyak dikenal dalam konteks pelayanan kesehatan.

“Jadi pelayanan publik yang dibuat secara terpadu dalam satu pos. Kira-kira gitu. Nah, apa saja? Tidak hanya di bidang kesehatan, tapi enam standar pelayanan minimal. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah,” imbuhnya.

Enam SPM tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), dan sosial. Dalam konteks ini, pendayagunaan Posyandu diarahkan pada enam bidang SPM sesuai kewenangan desa/kelurahan, dengan penekanan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.

“Posyandu sebagai mitra pemerintah. Posyandu itu adalah mitra pemerintah. Tapi diakui keberadaannya dalam undang-undang,” tegas Mendagri.

Sebagai mitra pemerintah, Posyandu dapat menyempurnakan tugas-tugas yang dilaksanakan pemerintah. Hal ini termasuk kontribusi terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD), pemanfaatan literasi digital, penguatan sektor pangan, serta bidang lainnya yang menjadi persoalan di lingkungan masyarakat.

Mendagri mencontohkan, salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan Posyandu ialah memperkuat sektor pangan melalui gerakan menanam. Jika dilakukan secara kolektif oleh kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Posyandu, serta pemerintah desa, gerakan ini diyakini dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan.

“Kalau itu dilakukan oleh semua desa melalui gerakan PKK, Posyandu, bergerak menanamnya seperti cabai masing-masing untuk konsumsi desanya sendiri, konsumsi rumah tangga yang sendiri, enggak ada inflasi setiap minggu itu enggak ada. Karena sudah cukup untuk masing-masing,” tandasnya.

Turut hadir pada acara tersebut Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian beserta jajaran, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri La Ode Ahmad P. Bolombo, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri Restuardy Daud, serta pejabat terkait lainnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Hotel Airish Palembang: Lift Bukan Anjlok Tapi Kembali Turun Akibat Tegangan Listrik Tidak Stabil

    Klarifikasi Hotel Airish Palembang: Lift Bukan Anjlok Tapi Kembali Turun Akibat Tegangan Listrik Tidak Stabil

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Nazly
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Palembang , LIDIK.CO  – Viral berita terkait insiden Lift Roomless Hotel Airish Palembang anjlok dari lantai 4 itu tidak benar dan hanya miskomunikasi saja. Simon selaku General Manager (GM) Hotel Airish Palembang mengatakan, memang betul pernah terjadi kendala pada Lift, dan itu disebabkan karena tegangan listrik hotel dalam keadaan tidak stabil. Simon mengungkapkan, pada saat itu […]

  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Ketika Tema Global Menjadi Satir bagi Kondisi Lingkungan di Sambas

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Ketika Tema Global Menjadi Satir bagi Kondisi Lingkungan di Sambas

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Ketika Tema Global Menjadi Satir bagi Kondisi Lingkungan di Sambas Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap tanggal 5 Juni sejatinya menjadi momentum refleksi bersama tentang hubungan manusia dengan alam serta tanggung jawab menjaga bumi bagi generasi mendatang. Tahun 2026, dunia mengangkat tema global “Inspired by Nature. For Climate. For Our […]

  • Mahasiswa Sumsel Bersatu: Kecam Begal, Dukung Polisi!

    Mahasiswa Sumsel Bersatu: Kecam Begal, Dukung Polisi!

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle Nazly
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Palembang, LIDIK.CO — Ratusan mahasiswa se-Sumatera Selatan menggelar deklarasi keras mengecam maraknya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) serta menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk menindak tegas para pelaku begal di wilayah Sumsel. Aksi yang diikuti sekitar 150 mahasiswa ini diselenggarakan di Aula Puspenkom MAN 3 Palembang pada Sabtu malam 11 Oktober 2025. […]

  • Pengukuhan Pengurus Korpri Sub Unit Kodiklatad, Pussenkav, Secapaad, dan Disjarahad: Perkuat Profesionalisme ASN TNI AD
    TNI

    Pengukuhan Pengurus Korpri Sub Unit Kodiklatad, Pussenkav, Secapaad, dan Disjarahad: Perkuat Profesionalisme ASN TNI AD

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG.LIDIK.CO Ketua Dewan Pengurus Korpri (DPK) Unit TNI Angkatan Darat drg. Nora Tristyana, M.A.R.S. secara resmi mengukuhkan kepengurusan Korpri Sub Unit Kodiklatad, Pussenkav, Secapaad, dan Disjarahad dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Bandung, Jumat (19/9/2025). Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Korpri sebagai wadah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan TNI AD. […]

  • Dandim 0808 dan Forkopimda Hadiri Pesona Budaya 4th BEN Carnival Kota Blitar

    Dandim 0808 dan Forkopimda Hadiri Pesona Budaya 4th BEN Carnival Kota Blitar

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BLITAR. LIDIK.CO Spesial Pertunjukan Blitar Ethnic National (BEN) Carnival 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, Sabtu (23/08/2025) pagi berlangsung meriah. Kegiatan yang menampilkan 46 Peserta yang menampilkan seni budaya, adat dan suku daerah itu digelar di sepanjang jalan merdeka hingga Ahmad Yani dan dengan start di depan Kantor Walikota Kota Blitar. Tampak ribuan warga […]

  • Warga Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas
    TNI

    Warga Rasakan Manfaat Sumur Bor TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co   Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1208/Sambas terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas (4/10/2025). Salah satu hasil yang kini dirasakan langsung oleh warga adalah tersedianya air bersih dari pembangunan sumur bor yang menjadi sasaran fisik utama program tersebut. Dengan adanya sumur bor yang […]

expand_less Back to top