Warga Keluhkan Sulit Didapat Gas Elpiji 3Kg Langka dan Susah didapat
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 20 Jan 2026

Sambas, Lidik.co
Kelangkaan gas LPG 3 kilogram kembali dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan. Warga mengaku kesulitan memperoleh gas bersubsidi tersebut di tingkat pengecer, yang sebelumnya relatif mudah didapat, Selasa (20/1/2026).
Sejumlah warga menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir tabung gas LPG 3 kg tidak tersedia di warung maupun pangkalan. Jika pun ada, harganya diduga melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Seperti yang dialami oleh salah seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Jawai, Yeni. Ia mengaku sudah hampir seminggu ini gas Elpiji 3Kg di lingkungan tempat tinggalnya susah didapat. Kelangkaan ini menurutnya tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
“Kami sudah keliling ke beberapa pengecer, tapi kosong. Kalau ada pun harganya mahal,” ujarnya.
Kondisi ini memicu dugaan adanya persoalan dalam rantai distribusi LPG bersubsidi. Masyarakat berharap pemda Sambas dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan pasokan gas Elpiji 3kg tetap tersedia serta tepat sasaran.
Kelangkaan gas Elpiji 3kg ini bukan hanya dirasakan oleh warga di kecamatan Jawai tetapi dirasakan juga oleh warga hampir di seluruh wilayah Kabupaten Sambas. Kelangkaan Elpiji 3 kg yang berulang menjelang momen tertentu perlu diawasi secara serius.
Hingga berita ini belum ada pihak terkait penyebab kelangkaan tersebut. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan lembaga pengawas distribusi energi dapat melakukan pengawasan ketat agar distribusi LPG bersubsidi tidak disalahgunakan. (isk)
- Penulis: Redaksi
- Editor: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar