Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sambas » Viral Kuyang Berujung Klarifikasi di Polisi

Viral Kuyang Berujung Klarifikasi di Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026

Sambas, Lidik.co

Isu kemunculan “kuyang” yang sempat menggegerkan warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, akhirnya terungkap sebagai informasi bohong (hoaks). Klarifikasi terbuka dari pelaku di Mapolres Sambas menutup spekulasi yang sebelumnya berkembang liar di tengah masyarakat, Sabtu (25/4/2026).

Di balik kegaduhan tersebut, respons cepat ditunjukkan oleh pemerintah desa. Kepala Desa Kartiasa, Ferie Sukma Wijaya, bersama perangkat desa langsung mendatangi pemilik akun Facebook bernama Intan Ziudith yang diduga sebagai penyebar konten tersebut.

Langkah persuasif itu kemudian berlanjut ke proses klarifikasi resmi di hadapan pihak kepolisian. Upaya ini dinilai penting, bukan hanya untuk meluruskan informasi, tetapi juga meredam dampak psikologis yang telanjur menyebar di ruang publik.

Dalam klarifikasi tersebut, pelaku secara terbuka mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kartiasa, atas postingan yang saya buat terkait isu kuyang. Informasi dan gambar yang saya sebarkan tidak benar dan merupakan hasil rekayasa. Saya menyesal karena telah menimbulkan keresahan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini,” ujar pelaku.

Kabid Humas Polres Sambas, Sadoko, menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial.

“Bijaklah bermedia sosial. Jangan menyebarkan berita hoaks yang dapat merugikan masyarakat luas, terutama berdampak pada kondisi psikologis, khususnya anak-anak, yang bisa merasa cemas dan ketakutan,” tegasnya.

Dampak dari hoaks tersebut bukan sekadar riuh di dunia maya. Di lapangan, keresahan nyata dirasakan warga. Salah seorang warga Sambas yang enggan disebutkan namanya mengaku aktivitas malam hari menjadi tidak nyaman sejak isu itu beredar.

Ia bahkan harus menemani istrinya ke kamar mandi karena rasa takut yang muncul akibat informasi yang belum terverifikasi. Rasa tenang baru kembali setelah aparat memastikan bahwa isu tersebut tidak benar.

“Sempat terganggu. Malam hari harus menemani istri ke WC karena takut. Baru tenang setelah ada penjelasan dari polisi,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dan pemerintah desa yang dinilai sigap menangani situasi sebelum berkembang lebih jauh.

Sementara itu, Sekretaris DPC GWI Sambas, Ilman Mushahar menilai peristiwa ini sebagai cerminan masih rendahnya kesadaran literasi digital di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebebasan berekspresi di media sosial tidak boleh lepas dari tanggung jawab.

Menurutnya, ruang digital hari ini bukan sekadar tempat berekspresi, tetapi juga ruang publik yang memiliki konsekuensi hukum.

“Silakan berekspresi sebagai konten kreator, tapi jangan sampai karena mengejar keuntungan justru berujung pada persoalan hukum,” tegasnya.

Dalam konteks hukum, penyebaran informasi bohong yang menimbulkan keresahan publik berpotensi dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 28 ayat (1) yang mengatur larangan menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang merugikan masyarakat.

Fenomena ini sekaligus menyoroti kecenderungan sebagian pengguna media sosial yang mengejar popularitas dan keuntungan semata, tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Ketika konten dibuat hanya untuk memancing perhatian, batas antara kreativitas dan manipulasi informasi menjadi kabur dan di titik itulah risiko hukum mulai mengintai.

Fenomena hoaks “kuyang” di Kartiasa menjadi contoh nyata bagaimana konten yang tidak terverifikasi mampu memicu kepanikan kolektif dalam waktu singkat. Dalam era algoritma media sosial, sensasi kerap bergerak lebih cepat dibandingkan fakta.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Tanpa kemampuan memilah informasi, masyarakat akan terus menjadi sasaran empuk bagi konten menyesatkan yang beredar tanpa kendali.

Di tengah derasnya arus informasi, satu hal menjadi jelas: bukan siapa yang paling cepat membagikan, tetapi siapa yang paling bertanggung jawab atas apa yang disebarkan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Swasembada Pangan Wilayah Babinsa Sempadian Dampingi Poktan Perintis Panen Padi

    Dukung Swasembada Pangan Wilayah Babinsa Sempadian Dampingi Poktan Perintis Panen Padi

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Guna mendukung Swasembada Pangan di Wilayah binaan, Anggota Koramil 03/Tebas Babinsa Sempadian Sertu Rinto mendampingi kelompok Tani Perintis Panen Padi, yang berada di Desa Sempadian, Kec.Tekarang, Kab.Sambas, Minggu (20/07). Tugas Babinsa ialah menciptakan semangat juang yang tinggi antar TNI AD dan masyarakat juga merupakan salah satu metode pembinaan teritorial aparat Komando kewilayahan dalam menjalin […]

  • Peringati Hari Sampah Nasional, Koramil dan Polsek Paloh Bersama Warga dan Pelajar Bersihkan Pesisir Pantai

    Peringati Hari Sampah Nasional, Koramil dan Polsek Paloh Bersama Warga dan Pelajar Bersihkan Pesisir Pantai

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co Dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional (HSN), anggota Koramil dan Polsek Paloh bersama warga serta para pelajar melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan sampah di pesisir pantai Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Senin (23/02/26). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri bersama masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang rawan tercemar sampah […]

  • Sudah 5 Bulan Disebut Masuk DPO, Korban Kasus Km 7 Palembang Harap Kepastian Hukum

    Sudah 5 Bulan Disebut Masuk DPO, Korban Kasus Km 7 Palembang Harap Kepastian Hukum

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
    • account_circle Ly
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LIDIK.CO ,PALEMBANG — Sudah sekitar lima bulan disebut masuk DPO Ditreskrimum Polda Sumsel, Agus alias Menek dan Bogi hingga kini belum berhasil diamankan. Korban, Maulana, menyebut kedua nama tersebut masih bebas berkeliaran, sementara kasus dugaan pengeroyokan, pemukulan dan penusukan yang dilaporkannya ke Polda Sumatera Selatan belum memberikan kepastian hukum secara menyeluruh. Agus alias Menek dan […]

  • Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Door to Door di Kampung Kalibom

    Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis Door to Door di Kampung Kalibom

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 91
    • 0Komentar

    KEEROM.LIDIK.CO Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat perbatasan kembali ditunjukkan Satgas Yonif 131/Brajasakti. Dipimpin oleh Serda Sani, personel Pos Kalibom melaksanakan pelayanan kesehatan gratis secara door to door di Kampung Kalibom, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom. Senin (25/08/2025) Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan kekeluargaan antara Satgas dengan warga. […]

  • Anakku, Kamu adalah Anugrah yang Terindah Dalam Hidup Ayah

    Anakku, Kamu adalah Anugrah yang Terindah Dalam Hidup Ayah

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 386
    • 0Komentar

    LLIDIK.CO Kamu adalah anugerah yang terindah dalam hidup Ayah. Senyummu adalah kebahagiaan terbesar bagi Ayah. Ayah akan selalu menyayangimu sepenuh hati. Kamu adalah putri kecil kesayangan Ayah. Cinta Ayah untukmu tak pernah berubah sampai saat ini. Kehadiran mu membuat hidup Ayah lebih bermakna. Kamis (21/08/2025) Ayah juga bersyukur memiliki putri sebaik dirimu nak. Karena kamu […]

  • Kodim 1208/Sambas Gelar Upacara Pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia Kabupaten Sambas 2026

    Kodim 1208/Sambas Gelar Upacara Pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia Kabupaten Sambas 2026

    • calendar_month Sab, 14 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co   Kodim 1208/Sambas menggelar Upacara Pembukaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) wilayah Kabupaten Sambas tahun 2026 yang berlangsung di halaman apel Kodim 1208/Sambas Jalan Tabrani, Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Sabtu (14/02/26). Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud pembinaan generasi muda dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, disiplin, serta […]

expand_less Back to top