Pasir Menebal di Tikungan JSSB, Pengendara Harus Waspada
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Sen, 20 Apr 2026

Foto dok Lidik.co Pasir Menebal di Tikungan JSSB
Sambas, Lidik.co
Ruas jalan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) menuju arah Tekarang mulai menunjukkan potensi bahaya bagi pengguna jalan. Sejumlah titik, khususnya di jalur tikungan turunan menuju arah Jawai dan Tekarang, terpantau mengalami penumpukan material pasir kuning di pinggir hingga mendekati badan jalan, Ahad (20/4/2026).
Kondisi ini dinilai rawan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas dengan kecepatan sedang hingga tinggi. Pasir lepas di permukaan aspal dapat mengurangi daya cengkeram ban dan meningkatkan risiko tergelincir, terlebih pada area tikungan.
Iskandar, warga Jawai, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai, penumpukan pasir di jalur rawan seperti tikungan turunan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Keberadaan pasir di pinggir jalan yang menebal, apalagi di jalur tikungan turunan JSSB itu, bisa membahayakan kami pengendara bermotor. Kami harap pihak berwenang bisa segera membersihkan material pasir di pinggir jalan ini,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Aan, warga Semparuk. Ia mengaku sempat terkejut saat melintasi lokasi tersebut karena kondisi pasir yang sudah cukup tebal di sisi jalan.
“Ini bahaya, Pak. Untung saya jalannya pelan, jadi motor saya tidak terpeleset saat ban sepeda motor menginjak pasir ini,” katanya.
Sejumlah pengguna jalan lainnya juga mengaku mulai mengurangi kecepatan saat melintasi titik tersebut, terutama pada jam-jam sibuk dan kondisi cuaca kering yang membuat material semakin mudah berserakan ke badan jalan.
Pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan, serta menghindari pengereman mendadak di atas permukaan berpasir.
Kondisi ini diharapkan segera mendapat perhatian dari pihak terkait guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas. Penanganan cepat, seperti pembersihan material dan pengawasan distribusi muatan kendaraan, dinilai penting agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.
- Penulis: Radiman Lah
- Editor: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar