Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Peristiwa » SD Perbatasan Nyaris Ambruk Anak Negeri Belajar di Tengah Lantai Bolong dan Atap Bocor 

SD Perbatasan Nyaris Ambruk Anak Negeri Belajar di Tengah Lantai Bolong dan Atap Bocor 

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025

Sambas, Lidik.co

Di tengah gempita wacana pemerataan pendidikan dan digitalisasi sekolah, SDN 06 Sawah di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, justru menjadi potret nyata keterlambatan pembangunan.

Sekolah yang berdiri sejak 1978 ini nyaris roboh, namun guru dan murid tetap bertahan di tengah lantai bolong, atap bocor, dan janji renovasi yang tak kunjung datang.

Bangunan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar kini berubah menjadi ruang penuh risiko. Lantai berlubang, dinding retak, dan meja kursi lapuk menjadi pemandangan sehari-hari.

Di ruang kelas dua, murid-murid harus berhati-hati agar tidak terperosok ke lubang di lantai. Beberapa bagian dinding bahkan telah berlubang besar dan hanya ditambal dengan tripleks seadanya.

Foto istimewa

Saat hujan turun, air menetes dari atap dan menggenangi lantai kelas. Aktivitas belajar mengajar tetap berjalan, meski penuh was-was. Guru dan siswa berjuang setiap hari, menggunakan kursi plastik seadanya dan berbagi meja agar tetap bisa menulis dengan nyaman.

“Kami hanya bisa memperbaiki seadanya. Komite sekolah bantu bahan, dan kami bayar tukang pakai dana BOS. Tapi itu sifatnya tambal sulam karena dananya terbatas,” ujar Johdi, Kepala SDN 06 Sawah, saat ditemui di sekolahnya, Senin (7/10/2025).

Pihak sekolah mengaku sudah dua kali mengajukan proposal bantuan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas. Data dan foto kerusakan telah dikirim, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Katanya akan ada petugas yang turun meninjau, tapi sampai sekarang belum juga datang,” tambah Johdi.

Ironisnya, SDN 06 Sawah berdiri di kawasan strategis perbatasan Indonesia–Malaysia, di mana idealnya menjadi wajah depan negara dalam bidang pendidikan.

Namun, kondisi di lapangan justru berbanding terbalik. Bangunan sekolah dibiarkan rusak parah tanpa renovasi berarti selama lebih dari satu dekade.

Renovasi terakhir dilakukan sekitar tahun 2013–2014, hanya berupa perbaikan ringan pada atap dan dek. Setelah itu, semua upaya perawatan dilakukan secara swadaya oleh guru dan komite sekolah.

“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, bisa bahaya untuk anak-anak. Dinding rapuh, lantai bolong, atap bocor. Kami khawatir suatu saat bisa roboh,” ujar Johdi lagi.

Kondisi SDN 06 Sawah mencerminkan betapa timpangnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah perbatasan. Di saat pusat sibuk berbicara tentang kurikulum merdeka dan sekolah digital, anak-anak di ujung negeri masih belajar di ruang kelas berlubang dan berdebu.

“Kami tidak minta gedung mewah, cukup ruang belajar yang aman dan layak,” tutup Johdi, dengan nada harap yang tak pernah padam.

Sudah saatnya pemerintah berhenti menunda dan mulai mendengar suara dari tapal batas. Publik pun perlu ikut bersuara—karena pendidikan yang layak bukan hak istimewa, tapi hak dasar setiap anak bangsa, di mana pun mereka tinggal.

SDN 06 Sawah bukan sekadar bangunan tua, ia adalah cermin kejujuran negara dalam memperlakukan warganya di garis terdepan.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Radiman Lah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecurangan Beras, Raup Omzet Hampir Rp5 Miliar, Polda Jabar Ungkap Praktik Curang Enam Pelaku

    Kecurangan Beras, Raup Omzet Hampir Rp5 Miliar, Polda Jabar Ungkap Praktik Curang Enam Pelaku

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG.LIDIK.CO Keuntungan besar menjadi motif utama di balik praktik curang yang berhasil diungkap Satgas Pangan Polda Jawa Barat. Melalui operasi intensif di 11 lokasi, Polda Jabar berhasil membongkar produksi dan peredaran beras tidak sesuai standar mutu yang telah merugikan masyarakat dan menyesatkan konsumen. Dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra […]

  • Rumah Warga di Bengkayang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Ditinggal Menyala

    Rumah Warga di Bengkayang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Ditinggal Menyala

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Supardi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Bengkayang, Lidik.co Satu unit rumah warga di Dusun Sungai Mayan, Desa Suka Jaya, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, ludes terbakar pada Selasa pagi (7/1/2026). Kebakaran diduga dipicu api dari tungku dapur yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala. Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Nita Wati, memasak air kemudian meninggalkan rumah tanpa mematikan api. Pagi itu warga melihat […]

  • Jelang HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim 1208/Sambas Gelar Donor Darah

    Jelang HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, Kodim 1208/Sambas Gelar Donor Darah

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana Kodim 1208/Sambas bersama RSUD Sambas Gelar Donor Darah.   Sambas, Lidik.co Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana ke-80 tahun 2026, Kodim 1208/Sambas menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan di Aula Makodim 1208/Sambas, Kamis (05/02/26). Kegiatan donor darah ini […]

  • Anggota DPRD Sekadau Abang Nasir Meninggal Dunia dalam Kecelakaan

    Anggota DPRD Sekadau Abang Nasir Meninggal Dunia dalam Kecelakaan

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Foto istimewa Sekadau, Lidik.co – Satuan Lalu Lintas Polres Sekadau menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di Jalan Merdeka Timur, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (2/7/2026) siang. Korban diketahui bernama Abang Nasir (61), anggota DPRD Kabupaten Sekadau. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah […]

  • Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan

    Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Lidik.Co, Bogor- Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Kehadiran Presiden pada rakornas ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan […]

  • Dandim 1208/Sambas Hadiri Upacara Peringatan Ke 26 Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas

    Dandim 1208/Sambas Hadiri Upacara Peringatan Ke 26 Perpindahan Ibukota Kabupaten Sambas

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Komandan Kodim 1208/Sambas Letkol Czi Priyo Hindrarto, S.I.P hadiri upacara Peringatan Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas Ke-26 Tahun, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sambas Jalan Pembangunan, Desa Dalam Kaum, Kec. Sambas, Kab. Sambas, Selasa (15/07). Hadir dalam kegiatan, Gubernur Kalbar diwakili Assisten III Administrasi Umum Dr. H. Alfian Salam, M.M, Wakil Ketua DPRD […]

expand_less Back to top