Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TNI » Dari Mbroyut ke Meja Operasi : Kisah Haru Agus Sugianto Jalani Bedah Pinggul di RS Tk III J.A Dimara
TNI

Dari Mbroyut ke Meja Operasi : Kisah Haru Agus Sugianto Jalani Bedah Pinggul di RS Tk III J.A Dimara

  • account_circle Rudi.k
  • calendar_month Jum, 3 Okt 2025

MANOKWARI.LIDIK.CO

Sebuah kisah penuh haru datang dari Kampung Mbroyut, Distrik Mupi, Manokwari Selatan. Hidup Agus Sugianto (58), berubah drastis sejak Maret lalu. Saat bekerja di sebuah bangunan, Agus terjatuh dari ketinggian sekitar 4 meter. Luka dan rasa sakit langsung menghantam tubuhnya, terutama bagian pinggul.

Namun keterbatasan biaya membuat Agus tak bisa segera berobat ke rumah sakit. Harapan ia gantungkan pada pijatan tradisional dan ramuan obat kampung selama sebulan penuh. Sayangnya, bukannya pulih, kondisinya makin parah hingga akhirnya ia hanya bisa terbaring di atas kasur selama tujuh bulan lamanya, tanpa tahu harus bagaimana.

Dalam kebingungan itu, sang istri tak menyerah. Dengan sisa tenaga dan harapan, ia berusaha membawa suaminya ke Puskesmas. Dari situlah jalan menuju kesembuhan mulai terbuka. Petugas Puskesmas memberi rujukan dan kabar baik bahwa RS Tk III J.A. Dimara kini mampu melaksanakan operasi besar untuk kasus ortopedi.

Titik terang itu akhirnya benar-benar datang. Agus menjalani operasi Hip Arthroplasty, pada Selasa (30/9/2025), dipimpin langsung oleh Kolonel Ckm dr. Wijiono, Sp.OT.(K) Hip & Knee, selaku Kakesdam XVIII/Kasuari, didampingi Mayor Ckm dr. Sibin Chandra, Sp.B. Dengan keterbatasan dana yang ada, RS Dimara juga berupaya membantu agar operasi tetap terlaksana. Proses berjalan lancar, membawa harapan baru bagi Agus dan keluarganya.

Tak mampu menahan rasa haru, istri Agus menyampaikan terima kasih tulusnya. “Kami tidak tahu lagi harus bagaimana, tapi berkat pertolongan dokter dan pihak rumah sakit, suami saya bisa kembali punya harapan untuk sembuh. Terima kasih sebesar-besarnya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kisah Agus adalah potret nyata perjuangan masyarakat kecil yang tak pernah menyerah, dan bagaimana kepedulian para tenaga medis membuka jalan bagi mereka yang hampir kehilangan harapan. Dari Kampung Mbroyut hingga meja operasi RS Dimara, harapan itu akhirnya kembali hidup.

Sumber: Pendam XVIII Kasuari

  • Penulis: Rudi.k

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAT KUD Bakti Tahun Buku 2024 Rugi

    RAT KUD Bakti Tahun Buku 2024 Rugi

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 259
    • 0Komentar

    SAMBAS. LIDIK.CO – Koperasi Unit Desa (KUD) Bakti Semparuk gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2024 dan Program Kerja dan RAPBK tahun 2025 di aula kantor Camat Semparuk Kabupaten Sambas, Senin (28/7/2025). Dalam RAT tersebut hadir Camat Semparuk, Kades Semparuk, perwakilan Polsek Semparuk serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Semparuk. Sementara Kadis Kumindag tidak […]

  • Kerja Bakti HUT Takalar, Polres Hadir di Jantung Aktivitas Warga

    Kerja Bakti HUT Takalar, Polres Hadir di Jantung Aktivitas Warga

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Polres Takalar Perkuat Sinergi deTNI dan Warga lewat kerja Bakti massal di Pasar Sentral Takalar . Takalar, Lidik.co Pasar Sentral Kabupaten Takalar tampak berbeda pada Jumat pagi, 6 Februari 2026. Sejak pukul 08.00 Wita, aktivitas jual beli bergeser oleh derap langkah ratusan personel TNI-Polri, aparatur sipil negara, dan perwakilan organisasi perangkat daerah yang larut dalam […]

  • Dugaan Iuran Porseni di SMPN 27 Makassar Mencuat, Kepala Sekolah Bantah

    Dugaan Iuran Porseni di SMPN 27 Makassar Mencuat, Kepala Sekolah Bantah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Makassar, Lidik.co Dugaan adanya pungutan terhadap tenaga pendidik di SMP Negeri 27 Makassar mencuat ke publik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, para guru diduga diminta menyetor sejumlah dana untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tahun 2026. Sejumlah sumber yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, besaran dana yang disebut-sebut mencapai Rp60.000 per guru. Dengan jumlah […]

  • Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad Gelar Napak Tilas Bersama Masyarakat Sajingan Besar Peringati HUT RI ke-80

    Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1 Kostrad Gelar Napak Tilas Bersama Masyarakat Sajingan Besar Peringati HUT RI ke-80

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia dari Batalyon Arhanud 1 Kostrad menggelar kegiatan napak tilas bersama masyarakat perbatasan di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu (17/8/2025). Kegiatan Napak Tilas ini merupakan inisiasi dari Satgas Pamtas Yonarhanud 1 Kostrad dengan melibatkan sekitar 150 peserta. Kegiatan ini berjarak 8 KM dengan mengambil rute dari Kantor […]

  • LSM MMK Aksi Damai di Kejati Sumsel Minta Tindak Tegas Oknum Keuangan Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas

    LSM MMK Aksi Damai di Kejati Sumsel Minta Tindak Tegas Oknum Keuangan Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Nazly
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Palembang , LIDIK.CO –  LSM Masyarakat Miskin Kota (MMK) aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) berlokasi di Jalan Gub. H Bastari, Kecamatan Jakabaring. M. Arifin selaku Ketua sekaligus sebagai koordinator aksi dari MMK mengatakan, maksud kedatangannya ke Kejati Sumsel untuk menindaklanjuti terkait pencairan bertahap dana BKBK dari BPKAD Provinsi Sumsel ke Kabupaten Musi […]

  • Junaidi Buka Suara soal Sawit di Hutan Lindung

    Junaidi Buka Suara soal Sawit di Hutan Lindung

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Radiman Lah
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Junaidi, akhirnya buka suara menanggapi pemberitaan yang menyebut dirinya membuka lahan kelapa sawit di kawasan hutan lindung. Ia menegaskan, tudingan tersebut keliru dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan, Senin (19/1/2026). Klarifikasi itu disampaikan Junaidi sebagai bentuk hak jawab atas informasi yang telah beredar di ruang publik. Menurutnya, lahan […]

expand_less Back to top