Insiden Yusuf di Gedung KIA RSUD Sambas: Kontraktor Klaim Tak Ada Kelalaian K3
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 27 Sep 2025

SAMBAS, LIDIK.CO
Seorang pekerja konstruksi bernama Yusuf mengalami kecelakaan kerja di lantai tiga proyek pembangunan RSUD Sambas, Rabu ( 24/9/2025). Berdasarkan keterangan Offi Pratama, perwakilan dari pihak kontraktor, Yusuf saat itu sedang melakukan pekerjaan dempul aci di area dalam ruangan, tepatnya di dekat openingan jendela dengan menggunakan scaffolding.
Saat hendak turun dari scaffolding, Yusuf menginjak bagian opening jendela dan terpeleset, hingga terjatuh keluar dari lantai tiga. Ia segera dilarikan ke IGD RSUD Sambas, lalu dirujuk ke RS Antonius Pontianak karena kondisi yang kritis.
Menjawab pertanyaan terkait standar keselamatan kerja, Offi menyatakan bahwa pekerja telah menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai ketentuan K3. Ia menegaskan bahwa insiden ini adalah murni kecelakaan kerja, bukan akibat kelalaian sistem keselamatan.
“Intinya tidak ada kelalaian K3 Bang, saat kerja, pekerja kami pakai APD dan Ini murni kecelakaan kerja,” ujar Offi, Sabtu (27/9/2025).
Terkait tanggung jawab perusahaan, Offi menyampaikan bahwa urusan antara pihak kontraktor dan keluarga korban telah diselesaikan secara baik. Menurutnya pihak keluarga tidak menuntut apa pun dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Kami dan pihak keluarga sudah beres. Kami perusahaan juga bertanggung jawab kepada keluarga almarhum dalam musibah ini,” tambahnya.
Namun ketika ditanya apakah insiden ini mencerminkan kelalaian sistemik dalam proyek konstruksi publik di Sambas, Offi menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran dalam aspek K3.
“Kami selaku pelaksana pembangunan gedung KIA RSUD Sambas
Mohon do’a dan dukungan masyarakat untuk proses pembangunan sampai selesai, niat ikhlas dan tujuan kami ikut serta membangun Sambas,” pungkasnya
- Penulis: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar