Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ada Apa Dengan Kinerja BAPENDA Kota Palembang, PAD Tidak Mencapai Target???

Ada Apa Dengan Kinerja BAPENDA Kota Palembang, PAD Tidak Mencapai Target???

  • account_circle Nazly
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025

Palembang , LIDIK.CO – Gabungan LSM Peduli Palembang terdiri dari Lembaga SIRA, SCW dan PST aksi damai di Kantor Walikota Palembang, di Jalan Merdeka, Kecamatan Bukit Kecil, pada Kamis (23.10.2025).

Aksi digelar terkait Kinerja BAPENDA soal pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang yang tidak mencapai target.

Direktur Eksekutif Lembaga SIRA Rahmat Sandi Iqbal, SH menyampaikan, PAD merupakan pendapatan yang diperoleh daerah dipungut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan peraturan perundang-undangan, meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain, pendapatan asli daerah yang sah, berdasarkan Undang-Undang No.23 Tahun 2014.

Selain itu kata Rahmat Sandi, PAD juga mempunyai peranan penting dalam membiayai urusan Pemerintahan Daerah dan dampaknya sangat jelas jika PAD tidak tercapai, konsekuensinya adalah defisit anggaran, yang dapat berdampak pada keterbatasan dana untuk pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Saat ini PAD kota Palembang jauh dari target yang diharapkan, Pemerintah kota Palembang menargetkan capaian PAD sebesar Rp. 1,8 Triliun, namun sampai hari ini per-oktober 2025 terkait realisasi PAD Kota Palembang baru menyentuh angka Rp1.171.698.782.892 atau 65,09 Persen dari target Rp1,8 Triliun. Artinya, dalam kurun waktu yang hanya beberapa bulan lagi target tersebut sangat sulit untuk tercapai, disinilah kinerja BAPENDA kota Palembang dipertanyakan dan di anggap gagal,” ujar Rahmat Sandi.

Sebelumnya, gabungan LSM Peduli Palembang telah melayangkan surat ke Komisi II DPRD Kota Palembang dengan Nomor: 001/GABUNGAN/X/2025, Perihal segera lakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan BAPENDA Kota Palembang terkait capaian PAD tahun 2025 yang tidak mencapai target.

Namun, sampai hari ini tidak ada tindak lanjut dari DPRD Kota Palembang terkait surat permohonan tersebut, sehingga menurut Gabungan LSM Peduli Palembang bahwa peran dan fungsi DPRD dalam hal ini Komisi II juga tidak berjalan dengan baik.

Atas dasar itulah maka Gabungan LSM Peduli Palembang menggelar aksi damai ke Kantor Walikota Palembang untuk menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya:

– Mendesak Walikota untuk mencopot Kepala BAPENDA Kota Palembang dari jabatannya yang dianggap tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga capaian PAD Kota Palembang tahun 2025 jauh dari target yang diharapkan.

– Mendesak Walikota untuk secepatnya mengevaluasi kinerja jajaran pejabat BAPENDA Kota Palembang guna memaksimalkan potensi pendapatan daerah tahun 2025 dan 2026 mendatang.

Sementara ditempat serupa mewakili Walikota Palembang, aksi damai di sambut dan di tanggapi oleh Kasat Pol-PP Kota Palembang DR. Herison, S.IP. S.H. M.H dimana ia mengatakan, dari Satpol-PP sangat banyak sekali membantu yang berkaitan dengan PAD.

“Sesuai dengan pungsi kami sebagai penegak Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yaitu menjaga ketentraman dan ketertiban umum ditengah masyarakat. Disini banyak sekali pajak-pajak yang menunggak tidak mau bayar, kami tekankan agar mau membayar, kami juga berharap apa yang disampaikan oleh rekan-rekan akan menjadi atensi Walikota Palembang,” tandasnya.

Setelah aksi damai di Kantor Walikota, massa Gabungan LSM Peduli Kota Palembang berlanjut ke DPRD Kota Palembang. Dalam aspirasinya mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada anggota DPRD Kota Palembang khususnya Komisi II, diantaranya:

– Mempertanyakan fungsi pengawasan Komisi II DPRD Kota Palembang terhadap kinerja BAPENDA Kota Palembang yang tidak mampu memaksimalkan capaian PAD di tahun 2025, sebab BAPENDA adalah kunci yang sangat penting untuk mendorong pembangunan Kota Palembang.

– Mendesak Komisi II DPRD Kota Palembang harus segera mengevaluasi secara menyeluruh target PAD yang tidak tercapai, karena hal ini bisa mempengaruhi program dan pembangunan Kota Palembang.

 

  • Penulis: Nazly
  • Editor: Nazly
  • Sumber: Nazly

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan DPRD Sambas Giffarian Angkat Bicara, Terkait Kasus Dialami Ismail

    Mantan DPRD Sambas Giffarian Angkat Bicara, Terkait Kasus Dialami Ismail

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Mantan anggota DPRD Sambas Giffarian angkat bicara terkait kasus yang dialami oleh Ismail. Menurutnya SPT tahun 2018 yang diserahkan Santoso dan kawan-kawan kepada Ismail itu sudah di sahkan oleh kades Sepantai dan telah diketahui serta di register oleh Ketua Koperasi PSM Guswandi. Hal itu ia sampai di Pemangkat, Senin (21/7/2025). Masih menurut Giffarian, bukti […]

  • Kisruh Koperasi dan MRT Bikin Iklim Usaha Buruk,  Ketua PB Jakarta Apresiasi Kebijakan Pramono Anung

    Kisruh Koperasi dan MRT Bikin Iklim Usaha Buruk,  Ketua PB Jakarta Apresiasi Kebijakan Pramono Anung

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 184
    • 0Komentar

    JAKARTA. LIDIK.CO Kisruh  antara Koperasi pedagang  dengan manajemen Plasa 2 Blok M berdampak buruk bagi iklim kewirausahaan di Jakarta. Apalagi  kondisi sosial ekonomi masyarakat secara umum saat ini tertekan oleh berbagai kebijakan pemerintah pusat yang menekan lewat beleid perpajakan. DPD Petisi Brawijaya (PB) Jakarta menilai kekisruhan ini tidak terjadi lagi di kawasan atau properti milik […]

  • Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan

    Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Lidik.Co, Bogor- Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Kehadiran Presiden pada rakornas ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan […]

  • Belajarla Disiplin Dan Cinta Tanah Air SD Mosso Bersama Satgas Yonif 131/Brajasakti

    Belajarla Disiplin Dan Cinta Tanah Air SD Mosso Bersama Satgas Yonif 131/Brajasakti

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAYAPURA.LIDIK.CO   Suasana ceria menyelimuti halaman SD Negeri Mosso, Kecamatan Muara Tami, saat suara langkah kaki kecil-kecil bergema mengikuti aba-aba baris-berbaris dari personel Pos Mosso, Satgas Yonif 131/Brs. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lettu Inf Yudha Setia dan menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan dan semangat cinta Tanah Air sejak dini di tengah anak-anak pedalaman […]

  • Resmob Polres Luwu Utara Tangkap Pria Paruh Baya atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

    Resmob Polres Luwu Utara Tangkap Pria Paruh Baya atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 226
    • 0Komentar

    LUWU-UTARA. LIDIK.CO Unit Resmob Polres Luwu Utara yang dipimpin Kanit Idik I Satreskrim, Ipda Sultan, S.H., berhasil mengamankan seorang pria berinisial S (52), warga Dusun Bakka, Desa Bakka, Kecamatan Sabbang. Pelaku diamankan lantaran diduga kuat melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur berinisial U (14), seorang pelajar asal desa yang sama. Penangkapan dilakukan […]

  • Polda Sulsel Tetapkan 29 Tersangka, Peristiwa Agustus Terbakarnya Kantor DPR Makassar dan Sulael

    Polda Sulsel Tetapkan 29 Tersangka, Peristiwa Agustus Terbakarnya Kantor DPR Makassar dan Sulael

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 79
    • 0Komentar

    LIDIK.CO. SULSEL Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menetapkan sebanyak 29 orang tersangka dalam kasus kerusuhan yang berujung pada pembakaran Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Kantor DPRD Kota Makassar pada Jumat, 29 Agustus 2025. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Polda Sulsel yang digelar di Lobi Mapolda Sulsel, Kamis (04/09/2025). Konferensi pers dipimpin oleh […]

expand_less Back to top