PPKSP Serahkan Dokumen Musdesus ke DPRD Sambas, Perjuangan DOB Sambas Pesisir Menguat
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Sel, 20 Jan 2026

Sambas, Lidik.co
Panitia Pembentukan Kabupaten Sambas Pesisir (PPKSP) secara resmi menyerahkan dokumen hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar pada Senin (19/1/2026).
Penyerahan dokumen dilakukan oleh Ketua PPKSP Herwani, didampingi sekretaris, bendahara, serta Ketua KSP Percepatan, kepada Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Abu Bakar. Agenda ini menjadi bagian penting dalam tahapan pengusulan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sambas Pesisir.

Dokumen Musdesus tersebut memuat persetujuan bersama dan deklarasi dukungan dari 33 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan 33 Kepala Desa, yang tersebar di lima kecamatan. Dokumen itu juga ditandatangani oleh lima camat, serta melibatkan unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Selanjutnya, dokumen ini akan dibahas dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sambas bersama Bupati Sambas.
Ketua PPKSP Herwani berharap pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten Sambas dapat menindaklanjuti hasil RDPU tersebut secara serius dan berkelanjutan. Ia menegaskan, perjuangan pembentukan Kabupaten Sambas Pesisir telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.
“Sejak 25 tahun lalu hingga hari ini, kami tetap optimis. Perjuangan, ikhtiar, dan usaha tidak akan mengkhianati hasil. Kabupaten Sambas Pesisir sebagai Daerah Otonomi Baru akan terwujud,” ujar Herwani.
Senada, Ketua KSP Percepatan, Rahmadi Imin, juga menyampaikan optimisme atas terwujudnya Kabupaten Sambas Pesisir. Menurutnya, penyerahan dokumen Musdesus ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat di lima kecamatan yang selama ini menyatukan aspirasi dalam bingkai perjuangan DOB.
“Kabupaten Sambas Pesisir layak menjadi calon Daerah Otonomi Baru karena memiliki posisi strategis. Wilayah perairannya berhadapan langsung dengan Laut China Selatan, sementara daratannya berbatasan dengan Sarawak, Malaysia Timur. Harapan kami, pembentukan DOB ini dapat mengurangi kesenjangan sosial dan mendorong pemerataan pembangunan,” pungkas Rahmadi.
- Penulis: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar