Saat Danrem 121/ABW Menanam Mangrove di Temajuk, Mangrove Sebubus Justru Kian Kritis
- account_circle Redaksi
- calendar_month Ming, 7 Jun 2026

Foto ilustrasi oleh AI
Sambas, Lidik.co – Di saat jajaran TNI melalui Komando Resor Militer 121/Alambhana Wanawwai bersama Kodim 1208/Sambas turun langsung melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Paloh sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, sorotan terhadap kondisi mangrove di wilayah lain Kecamatan Paloh justru kembali mencuat.
Di Desa Sebubus, aktivitas yang diduga berkaitan dengan pembabatan dan alih fungsi kawasan mangrove dilaporkan masih terus terjadi. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai keseriusan pengawasan serta perlindungan ekosistem pesisir di Kabupaten Sambas.
Langkah Danrem 121/ABW yang menanam mangrove serta melepas tukik di kawasan perbatasan mendapat apresiasi karena dinilai menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem pantai. Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga bagian penting dalam mencegah abrasi, menjaga habitat biota laut, serta melindungi kawasan pesisir dari ancaman kerusakan ekologis jangka panjang.
Namun di sisi lain, publik juga mempertanyakan mengapa kondisi mangrove di Desa Sebubus disebut terus mengalami penyusutan tanpa adanya penanganan yang terlihat jelas di lapangan.
Kontras situasi tersebut memunculkan kesan bahwa upaya pelestarian lingkungan berjalan di satu sisi, sementara di sisi lain persoalan dugaan kerusakan kawasan pesisir masih terus menjadi sorotan masyarakat.
Jika penanaman mangrove dipromosikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan lingkungan, maka pengawasan terhadap dugaan alih fungsi kawasan mangrove seharusnya juga menjadi perhatian yang tidak kalah serius.
Sebab menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan menanam, tetapi juga memastikan kawasan mangrove yang masih tersisa tidak terus hilang secara perlahan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada pihak terkait sesuai amanat Undang-Undang Pers.
- Penulis: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar