Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam Daerah » Kubu Raya » Sambug Kopiah Angkat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Melayu Kalbar

Sambug Kopiah Angkat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Melayu Kalbar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026

Foto Kopiah atau Songkok Sambug

Kubu Raya, Lidik.co

Di tengah arus produk massal, sebuah usaha rumahan di Serdam, Kubu Raya, justru menempuh jalur berbeda: mengolah warisan budaya menjadi nilai ekonomi. “Sambug Kopiah”, karya pengrajin Hamba Ali, kini menembus pasar lintas daerah hingga Malaysia Timur, Rabu (29/4/2026).

Nama “Sambug” bukan sekadar merek. Ia merupakan akronim dari tiga identitas budaya Sambas Melayu, Banjar, dan Bugis yang dipadukan dalam satu produk kopiah berciri khas ornamen Kesultanan.

Hamba Ali biasa di panggil Cik Hambali mengaku memulai usahanya dari ketertarikan pada songkok yang digunakan trah Kesultanan Sambas. Tanpa pendidikan formal di bidang kerajinan, ia belajar secara otodidak, mengandalkan pengamatan dan ketekunan hingga menemukan bentuk yang kini diminati pasar.

Produksi dilakukan secara handmade di kediamannya di Serdam. Satu kopiah membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 jam pengerjaan, menggunakan bahan seperti kain bludru, matras, dan renda kombinasi. Motif dibuat fleksibel mengikuti karakteristik budaya yang diinginkan konsumen.

Dari sisi harga, Sambug Kopiah dipasarkan mulai Rp130 ribu hingga Rp250 ribu per buah, tergantung tingkat detail dan permintaan desain. Penjualan dilakukan melalui platform digital seperti WhatsApp dan Facebook Marketplace, dengan jangkauan distribusi mencakup berbagai wilayah di Kalimantan hingga Kuching, Malaysia Timur.

Permintaan, menurutnya, tidak hanya datang dari masyarakat umum. Produk ini juga telah digunakan oleh sejumlah komunitas adat, organisasi masyarakat, hingga pejabat daerah di Kalimantan Barat.

Fenomena ini menunjukkan bahwa produk berbasis kearifan lokal memiliki peluang ekonomi yang signifikan, terutama ketika dipadukan dengan pendekatan personalisasi dan pemasaran digital.

Di sisi lain, Sambug Kopiah juga membawa pesan kultural. Setiap produk dilengkapi ornamen mahkota kecil sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai Kesultanan yang masih dijaga hingga kini.

“Harapan saya, songkok ini bisa dipakai semua kalangan, sekaligus mengingatkan kita untuk menjaga adat dan adab warisan leluhur,” ujar Hamba Ali.

Di tengah kompetisi industri kreatif, Sambug Kopiah menjadi contoh bahwa identitas lokal bukan hambatan, melainkan kekuatan. Ketika budaya diolah dengan konsisten dan dipasarkan dengan tepat, ia tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh sebagai penggerak ekonomi.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Radiman Lah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas TMMD ke-126 Rehab Musholla Bersama Warga 
    TNI

    Satgas TMMD ke-126 Rehab Musholla Bersama Warga 

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PANDEGLANG, LIDIK.CO   Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0601/Pandeglang yang tengah berlangsung di wilayah Kabupaten Pandeglang. Pada kesempatan kali ini, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar Kp. Balado Desa Pakuluran Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan perehaban musholla yang kini progresnya telah mencapai sekitar […]

  • Mencuat Dugaan Korupsi di Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Memicu FPGSS Menggelar Aksi Damai di Kejati Sumsel

    Mencuat Dugaan Korupsi di Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel Memicu FPGSS Menggelar Aksi Damai di Kejati Sumsel

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle Lily
    • visibility 20
    • 0Komentar

    LIDIK.CO ,Palembang _ Maraknya kabar dugaan korupsi belakangan ini sangat menjadi perhatian publik, terutama bagi para pegiat kontrol sosial yang ada di indonesia, khususnya Sumatera Selatan (Sumsel). Berbicara masalah korupsi, Forum Pemuda Garuda Sumsel (FPGSS) menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel). FPGSS menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan (Abuse Of […]

  • Perkuat Kepemimpinan Satuan, Kasad Bekali Calon Komandan TNI AD

    Perkuat Kepemimpinan Satuan, Kasad Bekali Calon Komandan TNI AD

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Bandung, Lidik.co Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memberikan pembekalan kepada peserta pendidikan calon komandan satuan di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD, Bandung, Rabu (25/2/2026). Pembekalan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan satuan serta menyiapkan perwira yang berintegritas dan profesional dalam membangun institusi dan negara. Peserta pembekalan terdiri dari siswa Pendidikan Komandan […]

  • Investor Masuk Warga Galing Pertanyakan Sosialisasi, Izin dan Transparansi Pabrik Sawit di Bukit Sepeleng

    Investor Masuk Warga Galing Pertanyakan Sosialisasi, Izin dan Transparansi Pabrik Sawit di Bukit Sepeleng

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Plang peringatan PT Cemerlang Andalan Sawit Sambas, Lidik.co Aktivitas pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di kawasan Bukit Sepeleng, Desa Sungai Palah, Kecamatan Galing, mulai menuai sorotan. Warga mempertanyakan transparansi serta legalitas proyek yang disebut-sebut milik PT Cemerlang Andalan Sawit tersebut. Pasalnya, hingga pembangunan berjalan, sebagian masyarakat mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi resmi terkait rencana maupun […]

  • Dikdaya Kabupaten Sambas

    Dikdaya Kabupaten Sambas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle Hunter
    • visibility 24
    • 0Komentar

      Sudah dibaca: 23

  • Rapat Koordinasi Penentuan Lokasi TMMD Ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pandeglang

    Rapat Koordinasi Penentuan Lokasi TMMD Ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pandeglang

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PANDEGLANG.LIDIK.CO Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dilaksanakan Rapat Koordinasi Rencana Sasaran/Penentuan Lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. (Dandim 0601/Pandeglang) beserta jajaran, Drs. H. Doni Hermawan selaku Asisten Daerah I (Pemkesra) Kabupaten Pandeglang, […]

expand_less Back to top