Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » LSM MMK Aksi Damai di Kejati Sumsel Minta Tindak Tegas Oknum Keuangan Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas

LSM MMK Aksi Damai di Kejati Sumsel Minta Tindak Tegas Oknum Keuangan Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas

  • account_circle Nazly
  • calendar_month Sen, 15 Jun 2026

Palembang , LIDIK.CO –  LSM Masyarakat Miskin Kota (MMK) aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) berlokasi di Jalan Gub. H Bastari, Kecamatan Jakabaring.

M. Arifin selaku Ketua sekaligus sebagai koordinator aksi dari MMK mengatakan, maksud kedatangannya ke Kejati Sumsel untuk menindaklanjuti terkait pencairan bertahap dana BKBK dari BPKAD Provinsi Sumsel ke Kabupaten Musi Rawas Sebesar 23.21%.

Hal itu terjadi di Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas yang seharusnya di bagikan dengan angka persentase yang sama kepada setiap Kegiatan yang bersumber dari dana BKBK sebesar 23.21%. Namun pada Kenyataannya, sebagian besar mendapat dana pencairan di angka 15%.

“Setiap kegiatan seharusnya mendapatkan dana sebesar 23.21%. Namun kenyataannya hanya 15%. Lalu kemana sisanya?,” ujar M. Arifin yang biasa disapa Arifin Kalender tersebut, pada Senin (15/06/2026).

Lanjut Arifin menegaskan, ada beberapa kontraktor mendapatkan pencairan dana lebih dari angka yang seharusnya didapat dengan pembagian yang proporsional dan persentase yang sama.

Ia juga meyakini, adanya tindakan Afiliasi di antara Kontraktor-kontraktor “Orang Dalam” yang mendapatkan angka pencairan lebih
atau bahkan di lunasi 100% sehingga sangat merugikan pihak kontraktor lainnya.

“Ini sangat tidak adil,! karena semua kontraktor mempunyai keperluan yang sama. Seharusnya jangan dibeda-bedakan antara yang satu dengan yang lainnya,” tegasnya.

“Beban kerja dan resiko yang diambil, seharusnya dipadupadankan dengan realisasi yang diperoleh,” imbuhnya.

Arifin juga mengungkapkan, patut diduga berdasarkan dari info-info yang beredar di Kabupaten Musi Rawas bahwa, Bupati Musi Rawas Ir. Hj. Ratna Machmud, M.M melalui Kepala Dinas PU BM Musi Rawas Alawiyah, ST, MM dan Kepala BPKAD Musi Rawas Yusni Syarkowi, SE., M.Si memerintahkan pencairan yang lebih dari seharusnya diperuntukkan kepada perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dan mempunyai hubungan kedekatan dengan Bupati saja.

Selain itu ditambah lagi dengan adanya dugaan aksi Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di bagian keuangan Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas apabila ingin segera melakukan pencairan wajib menyetorkan sejumlah uang kepada mereka.

“Luar biasa rakusnya oknum di bagian keuangan Dinas PUBM, dengan menyebut untuk Kepala Dinas PUBM dan pihak BPKAD Kabupaten Musi Rawas, kontraktor wajib menyetorkan sejumlah uang jika mau pencairan,” ungkap Arifin.

Ia membeberkan, Kepala Dinas PUBM Musi Rawas
Alawiyah, ST, MM
maupun Sekretaris Dinas PUBM Kabupaten Musi Rawas sangat jarang berada di kantor.
Justru di saat-saat pencairan dana, malah sibuk diluar kantor dengan alasan Dinas Luar (DL).

Bisa jadi, hal ini di karenakan mereka sengaja menghindar dari pertanyaan mengenai besaran dana pencairan di masing-masing pekerjaan yang seharusnya punya hak yang sama yaitu di angka 23.21%. Akan tetapi semua tidak seperti yang diharapkan.

“Mohon di tindak tegas oknum-oknum yang dengan sengaja merampas hak-hak yang seharusnya mereka terima sesuai dengan porsinya,” ucapnya.

Disaat situasi dan kondisi fiskal yang sedang tidak baik-baik saja beberapa okum tersebut malah mencari keuntungan dengan cara curang
memangkas hak orang lain yang seharusnya diterima dengan angka persentase yang sama dengan imbalan yang diterima dari perusahaan yang menerima pembayaran lebih tersebut.

“Dimana lagi keadilan di negeri Indonesia tercinta ini kalau Kepala Daerah menganggap pemerintahan yang mereka pimpin seperti perusahaan mereka sendiri, membuat aturan sendiri dan menguntungkan mereka sendiri,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA Negeri 2 Tanjung Raja Ogan Ilir Dilaporkan Lembaga PST Terkait Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan Dana PSB/PSG

    SMA Negeri 2 Tanjung Raja Ogan Ilir Dilaporkan Lembaga PST Terkait Dugaan Penyimpangan Dana BOS dan Dana PSB/PSG

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Nazly
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Palembang ,LIDIK.CO – Lembaga Pemerhati Situasi Terkini (PST) menggelar aksi damai ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) di Jalan Gubernur H Bastari, Kecamatan Jakabaring. Aksi damai sekaligus menyampaikan Laporan dan Pengaduan (Lapdu) ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yaitu terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang mengarah pada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyimpangan anggaran […]

  • Dugaan Raibnya Uang Ratusan Juta di Desa Ladang Panjang, Kini Kembali di Pertanyakan Warga

    Dugaan Raibnya Uang Ratusan Juta di Desa Ladang Panjang, Kini Kembali di Pertanyakan Warga

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 352
    • 0Komentar

    MUARO JAMBI. LIDIK.CO Dugaan Raibnya dana desa senilai ratusan juta rupiah di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi misteri yang hingga kini masih menjadi tanda tanya besar di tengah masyarakat. Jum’at (18/07/2023). Peristiwa yang terjadi pada tahun 2019 itu kembali mencuat ke publik, Kamis (17/07/2025), setelah sejumlah warga mempertanyakan transparansi dan […]

  • Alfian Dorong Pembentukan GWI Ketapang: Solidaritas Wartawan Kunci Sukses

    Alfian Dorong Pembentukan GWI Ketapang: Solidaritas Wartawan Kunci Sukses

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

      Ketapang-Kalbar, Lidik.co Ketua DPD Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kalimantan Barat, Alfian, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Ketapang bersama sejumlah rekan media dari Pontianak, provinsi Kalimantan Barat,pada (12/02/2026). Pertemuan yang berlangsung di kafe kapten di Kota Ketapang itu menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi dan mendorong terbentuknya GWI di tingkat kabupaten. Dalam suasana santai sambil […]

  • Siap Unjuk Rasa, FPGSS Akan Laporkan Mantan Kades Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulan Fiktif

    Siap Unjuk Rasa, FPGSS Akan Laporkan Mantan Kades Kayu Labu, Kecamatan Pedamaran Timur, OKI Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulan Fiktif

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2026
    • account_circle Lily
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LIDIK.CO ,Palembang _ Maraknya kasus dugaan tindak pidana korupsi di berbagai daerah khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sorotan bagi pegiat kontrol sosial. Korupsi bukan hanya bisa dilakukan oleh para kalangan pejabat tinggi di tingkat pemerintahan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota. Namun, di tingkat Pemerintahan Desa justru sering terjadi tindak pidana korupsi yang di lakukan oleh […]

  • Brigjen Pol Djuhandhani Kapolda Sulsel Yang Baru

    Brigjen Pol Djuhandhani Kapolda Sulsel Yang Baru

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Makassar, Lidik.co Jabatan Kapolda Sulawesi Selatan resmi berganti berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2192/IX/KEP/2025 tanggal 24 September 2025. Dalam keputusan tersebut, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri, sementara posisinya digantikan oleh Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. Penunjukan Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. sekaligus menjadi promosi jabatan […]

  • Temajuk: Antara Narasi Strategis dan Realitas Lapangan

    Temajuk: Antara Narasi Strategis dan Realitas Lapangan

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Foto ilustrasi by Sigi AI TAJUK RENCANA Temajuk: Antara Potensi Besar dan Realisasi yang Tertunda Kunjungan kerja Kemenko Polkam ke Desa Temajuk pekan ini kembali menegaskan satu hal yang sebenarnya sudah lama kita pahami: kawasan perbatasan bukan lagi halaman belakang, melainkan beranda depan negara. Temajuk adalah potret paradoks itu sendiri. Di satu sisi, ia menyimpan […]

expand_less Back to top