RAT Tahun Buku 2025, KUD Bakti Semparuk Kembali Catat Kerugian
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026

Foto istimewa Lidik.co
Sambas, Lidik.co – Koperasi Unit Desa (KUD) Bakti Semparuk kembali membukukan kerugian pada Tahun Buku 2025. Berdasarkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus yang disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT), koperasi mencatat defisit sebesar Rp14 ribu.
RAT yang digelar di Aula Kantor Camat Semparuk, Kabupaten Sambas, Selasa (30/6/2026), berlangsung relatif singkat. Saat laporan pengurus dan pengawas dibacakan, termasuk kondisi keuangan koperasi yang masih mengalami kerugian, para anggota menerima laporan tersebut tanpa banyak tanggapan.
Kerugian tersebut membuat KUD Bakti Semparuk belum dapat membagikan Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada para anggotanya. Sesuai prinsip perkoperasian, SHU hanya dibagikan apabila koperasi memperoleh keuntungan pada akhir tahun buku.
Meski kembali mengalami kerugian, nilai defisit tahun ini jauh lebih kecil dibanding Tahun Buku 2024 yang tercatat sebesar Rp219 ribu. Namun demikian, kondisi tersebut menandai dua tahun buku berturut-turut KUD Bakti Semparuk belum mampu membukukan keuntungan.
Seusai RAT, seorang anggota yang enggan disebutkan namanya melontarkan celetukan, “Biar KUD Bakti Semparuk setiap tahun rugi, yang penting setiap RAT dapat nasi bungkus dan amplop.” Ucapan tersebut disampaikan dalam suasana santai di luar forum resmi rapat.
Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas menilai laporan pertanggungjawaban pengurus telah disusun dengan baik. Ia juga mempersilakan pengurus maupun anggota berkoordinasi dengan dinas apabila masih terdapat hal-hal yang perlu dikonsultasikan terkait hasil RAT.
Ketua KUD Bakti Semparuk, Burhan Kumri, bersyukur pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 dapat berjalan lancar. Menanggapi kerugian yang dialami koperasi, ia mengatakan pengurus akan berupaya meningkatkan pendapatan melalui optimalisasi sejumlah sumber usaha.

Ketua KUD Bakti Semparuk Burhan Kumri
“Neraca SHU Tahun Buku 2025 kita rugi Rp14 ribu. Untuk meningkatkan pendapatan ke depan, kami akan mengambil langkah menaikkan sewa lapak, sewa ruko, karcis retribusi dan sebagainya,” ujarnya.
Berdasarkan pengamatan Lidik.co, mayoritas peserta RAT merupakan anggota yang telah berusia lanjut. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi keberlanjutan KUD Bakti Semparuk, terutama dalam mendorong regenerasi anggota dan pengembangan koperasi di masa mendatang.
- Penulis: Radiman Lah
- Editor: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar