Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Penegakan Hukum Mandul , Usaha Ilegal di Muba Kian Menjamur

Penegakan Hukum Mandul , Usaha Ilegal di Muba Kian Menjamur

  • account_circle Nazly
  • calendar_month Rab, 15 Okt 2025

Muba, Sumsel, LIDIK.CO  – Aktivitas usaha ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kian marak. Bukan hanya sektor pengeboran minyak tradisional saja yang jumlahnya terus hertambah, tetapi aktivitas penambangan pasir galian C juga terus bertambah.

Lemahnya penegakan hukum dituding sebagai penyebab kian maraknya bisnis haram tersebut.
Ironisnya, kegiatan-kegiatan ilegal itu kini terus berjalan secara terang-terangan dengan berlindung dibalik Peraturan Menteri (Permen) ESDM No.25.

Lahirnya Permen ESDM No.25 itu membuat para pelaku bisnis ilegal bertindak seolah-olah kegiatan mereka telah mendapat restu dari pemerintah dan mempunyai payung hukum yang memang membuka peluang untuk masyarakat mengelola minyak bumi.

Padahal, Permen itu dibuat bukan memberikan izin kepada masyarakat untuk membuat sumur minyak baru, melainkan untuk mengelola sumur minyak tua peninggalan Belanda yang tentunya harus memiliki Badan Hukum seperti koperasi atau pun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sehingga, dimana hasil dari sumur minyak tersebut bisa ditampung oleh Pertamina.
Disini tidak hanya munculnya sumur-sumur minyak baru, timbulnya Permen ESDM No.25 itu juga memicu menjamurnya aktivitas kilang minyak ilegal baru yang memproduksi minyak mentah menjadi minyak siap pakai.

Akibatnya, saat ini aktivitas Ilegal Driling dan Ilegal Refenery di Kabupaten Muba, jumlahnya meningkat signifikan.

Sejumlah titik yang menjadi lahan subur bagi para pelaku ilegal itu tersebar di sejumlah Kecamatan, diantaranya, Kecamatan Keluang, Babat Supat, Tungkal Jaya, Bayung Lencir, Babat Toman, Plakat Tinggi, Lawang Wetan Sungai Keru, Sekayu, dan Sanga Desa.

Menjamurnya Aktivitas Ilegal Driling dan Ilegal Refenery ini selain telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang sangat memperihatinkan juga menimbulkan banyaknya korban jiwa akibatnya terjadinya sejumlah insiden kebakaran dan ledakan.

Namun anehnya, meski kerap terjadi insiden kebakaran, ruas jalan di Kabupaten Muba selalu ramai dipadati dengan angkutan jenis truk bak mati, tengki, fuso, tronton yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) keluar dari Kabupaten Muba, bahkan sampai ke pulau Jawa.

Ironisnya, meski ribuan barel minyak setiap hari keluar dari Kabupaten Muba, namun tak ada serupiah pun yang masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Muba.

Semua hasil mengeruk minyak dari bumi serasan sekate itu masuk ke kantong-kantong pelaku Ilegal dan sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) yang ikut bermain di dalamnya, baik itu sebagai petugas pengawal kendaraan, maupun petugas yang disebut sebagai koordinasi.

Karena itu, sudah menjadi rahasia umum, dalam setiap terjadi insiden kebakaran ilegal Driling dan ilegal Refenery di Muba tidak ada pengusaha ilegal yang terjerat kasus hukum.

Penyelidikan kasus direkayasa sedemikian mungkin dengan menunjuk salah seorang yang dijadikan sebagai tersangka yang disuruh mengaku sebagai pemiliknya.

Salah seorang eks pelaku usaha ilegal Driling yang berhasil dikonfirmasi wartawan menyebut, untuk melancarkan bisnis tambang minyak ilegal di Muba tidaklah sulit, cukup melakukan koordinasi dengan aparat, maka usaha akan berjalan lancar.

“Kuncinya koordinasi pak, baik pengeboran, galian C, pengolahan minyak, termasuk angkutan minyak ilegal kalau kita koordinasi Insya Allah aman,” kata AD seorang warga Kecamatan Keluang yang mengaku dulunya pernah bergelut di bisnis ilegal, kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Lebih lanjut dijelaskannya, meski merugikan negara dan menantang bahaya bertaruh nyawa, namun usaha minyak ilegal sulit untuk diberantas.

Karena menurutnya, kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak, mulai dari pejabat korup, dan masyarakat juga perlu diingat, sangat banyak uang yang beredar dalam bisnis itu.

“Sangat banyak pak uangnya, siapa yang tak akan tergoda. Mulai dari koordinasi per-drum hasil pengeboran, koordinasi pengolahan, fee tanah, sampai koordinasi angkutan,” ujarnya.

Selain bisnis haram ilegal drilling, bisnis ilegal galian C penambangan Pasir di Muba juga menjamur. Dimana sepanjang aliran sungai Musi banyak terdapat tambang pasir yang diduga merupakan usaha ilegall dan belum sepenuhnya mengantongi izin.

  • Penulis: Nazly
  • Editor: Nazly
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yonif 700/Wyc Laksanakan Anjangsana di Gome, Dengarkan Keluh Kesah Warga
    TNI

    Satgas Yonif 700/Wyc Laksanakan Anjangsana di Gome, Dengarkan Keluh Kesah Warga

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 69
    • 0Komentar

    GOME-PUNCAK.LIDIK.CO Di antara pepohonan hijau dan udara pegunungan yang menyapa, sebuah melodi persaudaraan kembali menggema dari jantung Papua. Kali ini, dari Pos Gome, para prajurit Satgas Yonif 700/Wyc menorehkan syair kedamaian bukan dengan kata, tetapi dengan aksi nyata yang menyentuh hati. (7 September 2025). Mengusung semangat “Minggu Kasih”, mereka melakukan Binter Terbatas (Bimbingan Teritorial) yang […]

  • Prajurit Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Piala Panglima TNI
    TNI

    Prajurit Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Piala Panglima TNI

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MALANG, LIDIK.CO   Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh prajurit-prajurit tangguh dari Batalyon Arhanud 1/PBC/1 Kostrad dalam ajang Kejuaraan Piala Panglima TNI Tahun 2025. Tiga prajurit Yonarhanud 1 berhasil naik podium di berbagai kelas, menunjukkan dedikasi, semangat juang, dan profesionalisme yang tinggi dalam bidang olahraga bela diri. Adapun para prajurit yang berhasil mengharumkan nama satuan adalah: […]

  • Dukung Swasembada Pangan Wilayah Babinsa Sempadian Dampingi Poktan Perintis Panen Padi

    Dukung Swasembada Pangan Wilayah Babinsa Sempadian Dampingi Poktan Perintis Panen Padi

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Guna mendukung Swasembada Pangan di Wilayah binaan, Anggota Koramil 03/Tebas Babinsa Sempadian Sertu Rinto mendampingi kelompok Tani Perintis Panen Padi, yang berada di Desa Sempadian, Kec.Tekarang, Kab.Sambas, Minggu (20/07). Tugas Babinsa ialah menciptakan semangat juang yang tinggi antar TNI AD dan masyarakat juga merupakan salah satu metode pembinaan teritorial aparat Komando kewilayahan dalam menjalin […]

  • Judi Sabung Ayam di Desa Bendosari Jalinan Resahkan Warga, Oknum Polisi “Tutup Mata”

    Judi Sabung Ayam di Desa Bendosari Jalinan Resahkan Warga, Oknum Polisi “Tutup Mata”

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Syam
    • visibility 215
    • 0Komentar

    TULUNGAGUNG.LIDIK.CO  Lagi lagi perbuatan melawan hukum yang cukup meresahkan warga terlihat dengan jelas para pelaku judi sabung ayam dengan tenang melakukan aksinya. Terkesan tempat pengelola sabung itu sepertinya di backup aparat penegak hukum (APH) Tim LSM bersama sejumlah media mendatangi lokasi dugaan praktik sabung ayam pada Minggu (14/9/2025) di Desa Bendosari jalinan, RT 01 RW […]

  • Sigap Anggota Koramil, Polsek Dan Manggala Agni Serta MPA Kecamatan Jawai Padamkan Api Di Perkebunan Warga
    TNI

    Sigap Anggota Koramil, Polsek Dan Manggala Agni Serta MPA Kecamatan Jawai Padamkan Api Di Perkebunan Warga

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Anggota Koramil 1208-04/Jawai berkolaborasi bersama Polri Manggala Agni juga MPA yang lansung dipimpin oleh Komandan Koramil 04/Jawai Pelda Suhadi laksanakan pemadaman Api yang membakar sekitar 15 ha lahan perkebunan warga di beberapa Desa di Kec. Jawai, Kab. Sambas, Sabtu (27/09/25). Pada kesempatan tersebut Danramil 04/Jawai Pelda Suhadi menyampaikan kebersamaan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya […]

  • Diduga Langgar Aturan, SPBU Tayan Hilir Jual BBM Subsidi Melebihi Harga Resmi

    Diduga Langgar Aturan, SPBU Tayan Hilir Jual BBM Subsidi Melebihi Harga Resmi

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SANGGAU. LIDIK.CO Dugaan penyimpangan dalam penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat. SPBU 64.785.12 yang berlokasi di Dusun Telabang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, diduga menjual solar subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.800 per liter. Pantauan awak media pada Selasa (15/7/2025) menemukan adanya keluhan dari para […]

expand_less Back to top