Gelar Melayu Serumpun ke-9 di Medan Resmi Ditutup, Tampilkan Seni Budaya dari Dalam dan Luar Negeri
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026

Foto ilustrasi AI
Medan, Lidik.co – Perhelatan Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-9 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Medan, resmi berakhir pada Selasa (30/6/2026) malam setelah empat hari menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya Melayu dari Indonesia maupun mancanegara.
Mengutip informasi penyelenggara, kegiatan yang dibuka pada 27 Juni 2026 itu mengusung semangat pelestarian budaya Melayu sekaligus mempererat hubungan budaya antardaerah dan negara serumpun melalui beragam pertunjukan seni, pameran, serta bazar ekonomi kreatif.
Pembukaan acara dihadiri Menteri Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sultan Deli ke-14, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta tamu undangan lainnya. Pada kesempatan tersebut juga diserahkan Piagam Penghargaan Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 kepada Pemerintah Kota Medan.
Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat disuguhkan berbagai penampilan seni budaya, di antaranya Dendang Melayu, tari kolosal, Tari Serampang 12, serta pertunjukan budaya dari kontingen Indonesia, Filipina, dan Malaysia. Selain itu, bazar UMKM dan ekonomi kreatif turut menjadi bagian dari rangkaian acara.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Gelar Melayu Serumpun diharapkan menjadi ruang untuk melestarikan budaya Melayu, memperkuat identitas generasi muda, sekaligus mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan berakhirnya Gelar Melayu Serumpun ke-9, penyelenggaraan festival budaya tersebut kembali menjadi ajang promosi warisan budaya Melayu sekaligus memperkuat jejaring budaya antarwilayah dan negara serumpun.
- Penulis: Redaksi

















Saat ini belum ada komentar