Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Mafia Tanah Semakin Merajalela,Petani Jadi Korban,Ratusan Massa LSM Gempita Gelar Aksi di BPN dan Polda Sumsel

Mafia Tanah Semakin Merajalela,Petani Jadi Korban,Ratusan Massa LSM Gempita Gelar Aksi di BPN dan Polda Sumsel

  • account_circle Lily
  • calendar_month Rab, 14 Okt 2026

LIDIK.CO ,Palembang — Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Sumatera Selatan menggeruduk Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel pada Rabu (14/10/2026). Aksi damai ini digelar sebagai bentuk kecaman keras atas dugaan ketidakadilan hukum dan kriminalisasi terhadap petani lokal di kawasan Air Telang, Kabupaten Banyuasin.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Resmi Nomor: 005/10/GMPT/2026 yang ditujukan kepada Polrestabes Palembang c.q. Kasat Intelkam, aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 500 peserta. Massa aksi terdiri dari gabungan petani, kelompok ibu-ibu, bapak-bapak, hingga elemen mahasiswa yang membawa spanduk, poster, dan pengeras suara untuk menyampaikan orasi.

Pertanyakan Kewenangan Polairud di Lahan Darat

Fokus utama tuntutan massa tertuju pada penangkapan dan penahanan seorang petani lokal bernama Endrek Bin Daming oleh Unit Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sumsel. GEMPITA menilai proses penegakan hukum tersebut janggal secara yuridis dan tidak tepat sasaran.

“Penangkapan dilakukan oleh Polairud, padahal lokasi kejadian berada di daratan, bukan di wilayah laut atau sungai yang menjadi domain kerja Polairud,” tegas perwakilan aksi GEMPITA dalam keterangan resminya.

LSM GEMPITA menduga penangkapan tersebut merupakan bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat yang telah menggarap lahan tersebut selama puluhan tahun secara turun-temurun. Padahal, aktivitas perkebunan warga bertujuan untuk menopang ketahanan pangan, mencegah banjir, serta membantu mitigasi kebakaran lahan, bukan untuk merusak hutan.

Soroti Isu Mafia Tanah dan Skema Perhutanan Sosial

Selain menuntut pembebasan Endrek, GEMPITA juga membongkar isu yang lebih besar terkait dugaan keterlibatan mafia tanah di kawasan hutan Air Telang, Banyuasin. Mereka mengindikasikan adanya penguasaan ratusan hektare lahan secara ilegal yang melibatkan oknum bernama Hakim Thahir Tan.

Padahal, masyarakat setempat sebelumnya telah menempuh jalur administratif yang sah dengan bersurat ke Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel. Warga memohon agar lahan garapan mereka dapat dilegalisasi melalui skema Perhutanan Sosial. Namun, alih-alih mendapat respon positif dan solusi hukum, tokoh petani setempat justru dijerat sanksi pidana.

Tuntutan Massa dan Rencana Aksi Lanjutan

Dalam aksi ini, massa membawa beberapa poin tuntutan utama:

Mendesak Polda Sumsel segera membebaskan Endrek Bin Daming dari penahanan.

Evaluasi dan klarifikasi penanganan hukum oleh unit Polairud di wilayah darat.

Usut tuntas dugaan mafia tanah di kawasan Air Telang, Kabupaten Banyuasin.

Selain menggelar orasi di Mapolda Sumsel, massa berencana melanjutkan desakan hukum ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel untuk mengusut dan mengaudit secara tuntas status kepemilikan lahan sengketa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sumsel belum memberikan keterangan resmi terkait dasar hukum penahanan Endrek Bin Daming oleh Polairud. Seluruh rangkaian aksi diharapkan dapat berjalan dengan tertib dan kondusif di bawah pengawalan aparat keamanan setempat.

  • Penulis: Lily
  • Editor: Nazly
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Pelayat Baik Dari Keluarga Ataupun Sahabat Mengantar Jenazah Tokoh Aktivis 98 Tumpal Simaremare ke Pemakaman

    Ratusan Pelayat Baik Dari Keluarga Ataupun Sahabat Mengantar Jenazah Tokoh Aktivis 98 Tumpal Simaremare ke Pemakaman

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Lily
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Palembang ,  LIDIK.CO  – Dunia pergerakan Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya Tumpal Simaremare Bin Jautar Simaremare, salah satu putra terbaik bangsa sekaligus saksi sejarah transisi demokrasi. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 16.50 WIB di Palembang. Kepergian Tumpal Simaremare meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat, serta menyentak memori kolektif bangsa […]

  • Babinsa Jelu Air Koramil 04/Jawai Dampingi Baznas Kec. Jawai Selatan Cek Kondisi Sasaran Bedah Rumah

    Babinsa Jelu Air Koramil 04/Jawai Dampingi Baznas Kec. Jawai Selatan Cek Kondisi Sasaran Bedah Rumah

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 225
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Serda Eko Purwadi Babinsa Jelu Air Koramil 04/Jawai dampingi Baznas Kecamatan Jawai Selatan dalam pengecekan Rumah yang akan mendapat Bantuan Bedah Rumah, yang bertempat di rumah Bapak Ayub, Jalan Sungai Batang Dusun Pangkalan, Desa Jelu Air Kec. Jawai Selatan, Kab.Sambas, Kwmis (31/07/25). Hadir dalam kegiatan Camat Jawai Selatan Bapak Apriyandi, S,STP, M,Msi, Babinsa Jelu […]

  • 7 Rekomendasi AC Terbaik Saat Ini, Baca Lengkapnya

    7 Rekomendasi AC Terbaik Saat Ini, Baca Lengkapnya

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Merk AC terbaik saat ini meliputi Daikin, Panasonic, Samsung, LG, Sharp, Gree, dan Midea. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan Anda, seperti mencari teknologi canggih, efisiensi energi, daya tahan, atau harga terjangkau.  Merk AC Terbaik dan Keunggulannya: Daikin: Dikenal sebagai AC premium dari Jepang dengan teknologi inverter yang hemat energi dan daya tahan jangka panjang.  Panasonic: Menyediakan AC […]

  • Tenaga Ahli Proyek Pemerintah: Hadir di Dokumen, Menghilang di Lapangan

    Tenaga Ahli Proyek Pemerintah: Hadir di Dokumen, Menghilang di Lapangan

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Lidik.co
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Foto ilustrasi oleh AI Tenaga Ahli Proyek Pemerintah: Hadir di Dokumen, Menghilang di Lapangan Keberadaan tenaga ahli dalam proyek pemerintah bukan sekadar formalitas administrasi. Mereka merupakan bagian penting dalam sistem pengendalian mutu yang dirancang untuk memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar keselamatan kerja, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. […]

  • Polres Singkawang Amankan Dua Pelaku Dugaan Live Asusila di Media Sosial

    Polres Singkawang Amankan Dua Pelaku Dugaan Live Asusila di Media Sosial

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Singkawang, Lidik.co Satreskrim Polres Singkawang mengamankan dua terduga pelaku tindak pidana kesusilaan yang dilakukan melalui siaran langsung di media sosial,  Kamis Malam (27/11/2025). Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/109/XI/2025/SPKT/POLRES SINGKAWANG/POLDA KALBAR. Kedua terduga pelaku diamankan di dua lokasi berbeda di wilayah Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas. Peristiwa tersebut berawal dari viralnya siaran langsung […]

  • Pangdam I/Bukit Barisan Tinjau Simulasi Gelar Rumah Sakit Lapangan 

    Pangdam I/Bukit Barisan Tinjau Simulasi Gelar Rumah Sakit Lapangan 

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pangdam I/Bukit Barisan Tinjau Simulasi Gelar Rumah Sakit Lapangan Medan, Lidik.co Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau langsung kegiatan gelar rumah sakit lapangan (Rumkitlap) yang dilaksanakan oleh Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan (Kesdam I/BB) di Lapangan Hijau Makodam I/BB, Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dukungan kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat di lapangan. […]

expand_less Back to top