Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » POSE RI Minta Kapolda Sumsel Mencopot Kapolsek Keluang Karena Dianggap Lamban Dalam Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Sumur dan Penyulingan Minyak Ilegal

POSE RI Minta Kapolda Sumsel Mencopot Kapolsek Keluang Karena Dianggap Lamban Dalam Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Sumur dan Penyulingan Minyak Ilegal

  • account_circle Lily
  • calendar_month Rab, 1 Okt 2025

Palembang , LIDIK.CO — Maraknya praktik pengeboran dan penyulingan minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumael) kian marak dilakukan oleh para mafia BBM.

Bahkan, dalam praktiknya tidak sedikit kejadian pengeboran sumur dan penyulingan minyak ilegal tersebut alami kebakaran hebat hingga banyak menelan korban jiwa.

Akibat beberapa kejadian itu akhirnya memicu sebuah Lembaga yaitu DPP POSE RI bersama Media Partner melakukan aksi damai ke Polda Sumsel.

Desri Nago, SH selaku Ketua DPP POSE RI mengatakan,

Aksi tersebut bukanlah hanya sekedar unjuk rasa, akan tetapi ini adalah bentuk perlawanan konstitusional terhadap dugaan lemahnya penegakan hukum dalam menangani serentetan tragedi kebakaran sumur dan penyulingan minyak ilegal (illegal drilling dan illegal refinery) di wilayah hukum Polsek Keluang, Muba yang sejak Mei hingga September 2025 tercatat sudah sembilan kali terjadi insiden kebakaran namun nihil tersangka.

“Seperti salah satu pemilik sumur bor bernama Diana, secara terang-terangan mengakuinya dan sudah diperiksa oleh pihak kepolisian, namun hingga saat ini belum ditetapkan tersangka,” ujar Desri, Rabu (01/10/2025).

Akibat belum adanya penetapan tersangka, akhirnya masalah ini menimbulkan pertanyaan besar bagi publik, apakah hukum di negeri ini tunduk pada konstitusi atau pada kekuasaan bayangan para mafia minyak ilegal.

Dalam orasinya, POSE RI menyampaikan tiga tuntutan mendasar:

1. Usut tuntas seluruh insiden kebakaran sumur minyak ilegal di wilayah hukum Polsek Keluang beserta pemiliknya.

2. Tangkap seluruh pemilik dan pemodal, khususnya yang bernama Diana, karena secara de facto telah mengakui kepemilikan namun masih dibiarkan bebas.

3. Evaluasi kinerja Kapolsek Keluang dan Kanit Reskrim karena diduga telah melakukan pembiaran secara sistematis hingga kasus-kasus tersebut berlarut tanpa adanya penetapan tersangka.

Lanjut kata Desri, kasus tersebut tidak lagi sekedar peristiwa kriminal, akan tetapi telah menyentuh dimensi pelanggaran konstitusional.

POSE RI menilai, Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Polsek Keluang bersama Kanit Reskrimnya memiliki kinerja yang buruk. Maka dari itu sudah selayaknya di ganti, karena dinilai gagal dalam menjaga kondusifitas wilayahnya.

“Jika dalam waktu tiga minggu jika tidak ada langkah konkret berupa penetapan tersangka, maka Polda Sumsel secara moral telah gagal menjalankan amanat hukum,” imbuhnya.

Kondisi seperti ini tidak hanya mencederai kepercayaan publik, akan tetapi bisa juga ditegaskan diduga “negara kalah oleh mafia minyak”.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia minyak. Jika Polda Sumsel lemah, maka Mabes Polri harus turun tangan. Jika hukum hanya bisa diam, rakyat akan bersuara lebih lantang,” pungkas Desri tutup pembicaraan.

 

  • Penulis: Lily
  • Editor: Lily

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditolak Facebook, Jan Koum Bangun WhatsApp hingga Diakuisisi US Miliar

    Ditolak Facebook, Jan Koum Bangun WhatsApp hingga Diakuisisi US$19 Miliar

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Jan Koum WhatsApp founder Lidik.co Tidak semua penolakan berakhir dengan kegagalan. Kisah Jan Koum, pendiri WhatsApp, menjadi salah satu contoh bagaimana keterbatasan dan penolakan justru dapat menjadi titik awal kesuksesan besar. Jan Koum lahir pada 24 Februari 1976 di Fastiv, Ukraina, ketika negara tersebut masih menjadi bagian dari Uni Soviet. Masa kecilnya jauh dari kemewahan. […]

  • Kunker di Kodim 1208/Sbs, Pangdam XII/Tpr: Minta Prajurit Bijak Gunakan Medsos dan Loyal
    TNI

    Kunker di Kodim 1208/Sbs, Pangdam XII/Tpr: Minta Prajurit Bijak Gunakan Medsos dan Loyal

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sambas,Lidik.co   Selain mengunjungi pos-pos pengamanan perbatasan, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, dalam kunjungan kerjanya juga menyambangi Kodim 1208/Sambas yang berada di Jalan Tabrakan, Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Selasa (14/10/2025). Kedatangannya disambut oleh Dandim 1208/Sbs Letkol Czi Priyo Hindarto,  bersama Prajurit. Dalam kunjungan ini Pangdam melihat langsung kondisi satuan, menanam bibit pohon buah […]

  • Kasad Menyentuh Garis Finish, Rakyat Menyambut: Panglima TNI Run Warnai HUT ke-80 TNI
    TNI

    Kasad Menyentuh Garis Finish, Rakyat Menyambut: Panglima TNI Run Warnai HUT ke-80 TNI

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    JAKARTA, LIDIK.CO   Dalam semangat kebersamaan yang membuncah di jantung ibu kota, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., turut ambil bagian dalam ajang Panglima TNI Run yang digelar di Silang Monas, Jakarta, Minggu (21/9/2025). Ribuan peserta dari unsur TNI, Polri, komunitas lari, hingga masyarakat umum tumpah ruah dalam perayaan HUT ke-80 […]

  • Khawatir Tak Kebagian Pertalite, Warga Antre Panjang di SPBU Semparuk

    Khawatir Tak Kebagian Pertalite, Warga Antre Panjang di SPBU Semparuk

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Radiman Lah
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah warga semakin berbondong-bondong antre BBM di SPBU Sambas, Lidik.co Antrean panjang kendaraan bermotor terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sambas dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini diduga dipicu oleh kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah isu kelangkaan BBM […]

  • Tonton Kesatria Sasak Dalam Peresean, Wamen Viva Yoga: Menanamkan Jiwa Pemberani, Pantang Menyerah dan Sportif

    Tonton Kesatria Sasak Dalam Peresean, Wamen Viva Yoga: Menanamkan Jiwa Pemberani, Pantang Menyerah dan Sportif

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Lombok Barat,LIDIK.CO – Sore itu di Taman Giri Menang, Kota Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 28/8/2025, terlihat ribuan orang memenuhi tribun ampi theatre. Mereka rela berdesak-desakan di sana untuk menyaksikan Festival Peresean 2025. Peresean adalah pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan tongkat rotan dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras. Tradisi ini merupakan budaya […]

  • Anggota Koramil Jajaran Kodim 1208/Sambas Pasang Spanduk Dan Berikan Edukasi Himbauan Stop Membakar Hutan Kepada Warga

    Anggota Koramil Jajaran Kodim 1208/Sambas Pasang Spanduk Dan Berikan Edukasi Himbauan Stop Membakar Hutan Kepada Warga

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan  di wilayah Anggota Babinsa Jajaran Kodim 1208/Sambas Pasang Spanduk dan Berikan Edukasi tentang larangan Membakar Hutan kepada masyarakat wilayah binaan yang di gelar di Jajaran Kodaim 1208/Sambas, Kab. Sambas, Senin (04/08/25). “Ini bentuk upaya kita dalam penanggulangan dan pencegahan karhutla di wilayah Kab. Sambas. Sehingga diharapkan tidak […]

expand_less Back to top