Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Breaking News » Fenomena Perdagangan BBM Jadi Sorotan, Rudianto: Pers Harus Membongkar Fakta, Bukan Menjual Ancaman Berita Seperti Yang Dilakukan Oknum.LN Dari Media JK

Fenomena Perdagangan BBM Jadi Sorotan, Rudianto: Pers Harus Membongkar Fakta, Bukan Menjual Ancaman Berita Seperti Yang Dilakukan Oknum.LN Dari Media JK

  • account_circle Lily
  • calendar_month Ming, 9 Agu 2026

LIDIK.CO ,Ogan Ilir – Peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi dan kontrol sosial kembali mendapat sorotan. Di tengah maraknya fenomena perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi perhatian masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, insan pers dinilai memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi secara profesional, berimbang dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Sekretaris Jenderal Serikat Masyarakat Sumsel sekaligus Sekjen POSE RI dan praktisi hukum, Rudianto, SH., MH., menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati keberadaan pers serta Undang-Undang Pers sebagai instrumen penting dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Menurut Rudianto, persoalan perdagangan BBM di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Muara Enim dan Kota Palembang, bukan merupakan fenomena baru. Karena itu, pemberitaan mengenai persoalan tersebut seharusnya dilakukan dengan mengedepankan data, konfirmasi dan prinsip jurnalistik.

“Kami menjunjung tinggi Undang-Undang Pers dan sangat menghargai pers sebagai kontrol sosial. Masyarakat, organisasi maupun media memiliki peran masing-masing dalam melakukan pengawasan. Tetapi kontrol sosial harus dilakukan secara proporsional, profesional dan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik,” tegas Rudianto.

Ia menyoroti adanya dugaan pola komunikasi tertentu yang menurut informasi yang diterimanya berkaitan dengan permintaan sejumlah uang sebelum sebuah pemberitaan diterbitkan atau tidak diterbitkan. Rudianto menilai, apabila benar terdapat praktik semacam itu, persoalannya bukan lagi sekadar mengenai substansi pemberitaan, melainkan menyangkut profesionalitas dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Kalau memang ada temuan, silakan diberitakan. Tulis secara profesional, lakukan konfirmasi, hadirkan sumber yang jelas dan berikan ruang hak jawab. Jangan sampai pemberitaan digunakan sebagai alat penekanan terhadap pihak tertentu. Kalau ada permintaan imbalan agar berita tidak diturunkan, tentu hal tersebut harus dilihat dan diuji berdasarkan fakta serta ketentuan kode etik jurnalistik yang berlaku,” ujarnya.

Rudianto juga mengingatkan bahwa kebebasan pers yang lahir dari era reformasi merupakan sebuah amanah yang harus dijaga. Kemudahan masyarakat untuk bergabung dalam organisasi maupun dunia media, menurutnya, merupakan bagian dari kebebasan berserikat dan menyampaikan informasi, namun kebebasan tersebut harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab.

“Zaman sekarang siapa pun memiliki kesempatan untuk bergabung dalam organisasi pers maupun media. Itu bagian dari keterbukaan dan kebebasan berserikat. Tetapi ketika seseorang membawa nama profesi pers, ada tanggung jawab moral dan etik yang harus dijaga. Jangan sampai ada celah profesi yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Sebagai praktisi hukum sekaligus aktivis, Rudianto menilai setiap dugaan pelanggaran dalam praktik jurnalistik semestinya diselesaikan melalui mekanisme yang tepat, bukan dengan saling menekan. Ia juga mendorong setiap media untuk tetap mengedepankan verifikasi, keberimbangan, independensi serta memberikan kesempatan kepada pihak yang diberitakan untuk memberikan klarifikasi.

“Kami tidak anti terhadap kritik dan pemberitaan. Justru kami mendukung pers yang kritis. Tetapi kritik harus dibangun berdasarkan fakta dan profesionalitas. Kalau memang ada persoalan perdagangan BBM, silakan bongkar secara jurnalistik. Cari datanya, konfirmasi pihak terkait dan sampaikan kepada publik secara berimbang. Itu baru kontrol sosial yang sehat,” jelas Rudianto.

Ia berharap seluruh insan pers di Sumatera Selatan dapat bersama-sama menjaga marwah profesi jurnalistik. Menurutnya, pers yang kuat bukanlah pers yang menakutkan pihak tertentu, melainkan pers yang dipercaya masyarakat karena konsisten menyampaikan fakta dan memperjuangkan kepentingan publik.

“Berita silakan ditulis apabila memang memiliki nilai kepentingan publik, tetapi jangan menjadikan profesi sebagai alat untuk menekan atau meminta sesuatu dari pihak yang diberitakan,” pungkasnya.

  • Penulis: Lily
  • Editor: Nazly
  • Sumber: Rilis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Infinix Mengeluarkan Beberapa Model Terbaru di Bulan Juli 2025, Cek Disini

    Infinix Mengeluarkan Beberapa Model Terbaru di Bulan Juli 2025, Cek Disini

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Infinix mengeluarkan beberapa model terbaru di bulan Juli 2025, diantaranya adalah Infinix Note 40 4G, Infinix Hot 30i, Infinix Hot 40i, Infinix Hot 40 Pro, dan Infinix GT 20 Pro.  Selain itu, ada juga model Infinix Hot 50 Pro+, Infinix Zero 30 4G, dan Infinix Note 40 Pro+ 5G yang bisa menjadi pilihan.  Berikut adalah beberapa model Infinix terbaru yang bisa […]

  • Beri Motivasi Babinsa Twi Mentibar Sertu Tunjang Suryadi Komsos Bersama Petani Cabai

    Beri Motivasi Babinsa Twi Mentibar Sertu Tunjang Suryadi Komsos Bersama Petani Cabai

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 199
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Sertu Tunjang Suryadi Babinsa Koramil 06/Selakau laksanakan Komsos pendampingan dan memberi motivasi terhadap warga binaanya yang berprofesi sebagai petani cabai bernama David yang beralamat di Dusun Pangkalan Tuik, Desa Twi Mentibar, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Rabu (23/07/25). Komsos merupakan salah satu bentuk loyalitas yang dilakukan oleh Babinsa kepada masyarakat dan kegiatan yang diberikan oleh […]

  • Jangan Seret Pelajar dalam Konflik Netizen, Ini Sikap Disdikbud Kalbar Soal LCC 4 Pilar, Mardani: Jangan Salahkan Peserta Didik

    Jangan Seret Pelajar dalam Konflik Netizen, Ini Sikap Disdikbud Kalbar Soal LCC 4 Pilar, Mardani: Jangan Salahkan Peserta Didik

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Foto Kadisdik Kalbar dan Ketua komisi IV DPRD Sambas Pontianak, Lidik.co Polemik hasil penilaian Kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang melibatkan SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas terus menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial, Sabtu (16/5/2026). Di tengah derasnya perdebatan warganet, Dinas Pendidikan dan […]

  • Forum Bersama Aktivis Sumsel dan JAKOR Gelar Aksi Damai di Kejati Sumsel Terkait Kasus Korupsi PALI

    Forum Bersama Aktivis Sumsel dan JAKOR Gelar Aksi Damai di Kejati Sumsel Terkait Kasus Korupsi PALI

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle Lily
    • visibility 38
    • 0Komentar

    LIDIK.CO ,Palembang _ Maraknya kasus dugaan korupsi di berbagai daerah khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memicu Forum Bersama Aktivis Sumsel dan LSM Jaringan Anti Korupsi (JAKOR) menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel). Koordinator Aksi (Korak) Forum Bersama Aktivis Sumsel, M. Arifin dengan tegas menyampaikan, mendukung penuh terhadap kinerja Kejati Sumsel termasuk […]

  • Satgas Pamtas Laksanakan Anjangsana dan Wawasan Kesehatan di Dusun Oeana

    Satgas Pamtas Laksanakan Anjangsana dan Wawasan Kesehatan di Dusun Oeana

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Timor Tengah Utara, LIDIK.CO – Dalam upaya mempererat hubungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 15/DBY melaksanakan kegiatan anjangsana dan wawasan kesehatan di Dusun Oeana, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara. (7/9). Kegiatan ini dipimpin oleh Wadanru Pos Oelbinose, Kopda Marsudi Afif, bersama dua anggota lainnya. Kegiatan ini bertujuan […]

  • DPW PERJOSI Sulsel Gelar Rapat Pemantapan Struktur, Target Juli 2026 Sudah Pelantikan 

    DPW PERJOSI Sulsel Gelar Rapat Pemantapan Struktur, Target Juli 2026 Sudah Pelantikan 

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Makassar, Lidik.co Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia (PERJOSI) Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja penting yang berfokus pada pemantapan struktur organisasi sekaligus penyusunan rencana persiapan pelantikan pengurus wilayah. Kegiatan ini berlangsung penuh kekeluargaan dan suasana yang hangat di Jalan Manunggal 3, Kelurahan Maccini Sombala, Kota Makassar, pada Minggu (31/05/2026). Rapat dipimpin langsung oleh […]

expand_less Back to top