Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Dapur Redaksi » Dunia Digital » Ditolak Facebook, Jan Koum Bangun WhatsApp hingga Diakuisisi US$19 Miliar

Ditolak Facebook, Jan Koum Bangun WhatsApp hingga Diakuisisi US$19 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026

Jan Koum WhatsApp founder

Lidik.co

Tidak semua penolakan berakhir dengan kegagalan. Kisah Jan Koum, pendiri WhatsApp, menjadi salah satu contoh bagaimana keterbatasan dan penolakan justru dapat menjadi titik awal kesuksesan besar.

Jan Koum lahir pada 24 Februari 1976 di Fastiv, Ukraina, ketika negara tersebut masih menjadi bagian dari Uni Soviet. Masa kecilnya jauh dari kemewahan. Keluarganya hidup sederhana di tengah situasi yang serba terbatas, bahkan komunikasi melalui telepon saat itu kerap diwarnai kekhawatiran akan pengawasan pemerintah.

Pada 1992, saat berusia 16 tahun, Jan bersama ibu dan neneknya berimigrasi ke Amerika Serikat. Mereka menetap di Mountain View, California, dan hidup dari bantuan sosial pemerintah. Untuk membantu keluarga, Jan bekerja serabutan sambil mempelajari jaringan komputer dan pemrograman secara otodidak melalui buku-buku bekas yang diperolehnya dari perpustakaan dan toko loak.

Kemampuannya di bidang teknologi membawanya bergabung dengan Yahoo pada 1997 sebagai infrastructure engineer. Di perusahaan itulah ia bertemu Brian Acton, yang kemudian menjadi sahabat sekaligus rekan bisnisnya. Setelah meninggalkan Yahoo pada 2007, keduanya sempat melamar pekerjaan ke Facebook, namun tidak diterima.

Alih-alih menyerah, Jan dan Brian memilih membangun sesuatu sendiri. Pada 2009, Jan menciptakan WhatsApp, aplikasi pesan instan yang mengedepankan kemudahan komunikasi tanpa iklan yang mengganggu. Masa awal pengembangannya tidak mudah. Aplikasi tersebut sempat mengalami berbagai kendala teknis dan hanya memiliki sedikit pengguna. Namun dengan dukungan Brian Acton serta investasi awal dari sejumlah mantan kolega Yahoo, WhatsApp terus dikembangkan.

Perlahan namun pasti, WhatsApp tumbuh menjadi salah satu aplikasi komunikasi paling populer di dunia. Dalam waktu sekitar empat tahun, jumlah penggunanya mencapai ratusan juta orang. Pertumbuhan pesat itu akhirnya menarik perhatian Facebook.

Pada Februari 2014, Facebook mengakuisisi WhatsApp dengan nilai sekitar US$19 miliar, menjadikannya salah satu transaksi terbesar dalam sejarah industri teknologi saat itu. Menariknya, perusahaan yang pernah menolak lamaran kerja Jan Koum dan Brian Acton kemudian membeli perusahaan yang mereka dirikan bersama.

Kisah Jan Koum bukan sekadar cerita tentang kekayaan atau kesuksesan bisnis. Lebih dari itu, perjalanan hidupnya menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi. Penolakan, kerja keras, keberanian mengambil risiko, serta keteguhan pada prinsip dapat menjadi fondasi lahirnya inovasi yang mengubah dunia.

“Disarikan dari berbagai sumber biografi Jan Koum dan sejarah perkembangan WhatsApp”.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jabar Ungkap Laboratorium Pembuatan Sabu Jaringan Internasional

    Polda Jabar Ungkap Laboratorium Pembuatan Sabu Jaringan Internasional

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Hms
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jabar.Lidik.co Ditresnarkoba Polda Jawa Barat (Jabar) bersama Polres Jakarta Barat berhasil mengungkap laboratorium pembuatan narkoba jenis sabu di wilayah Meruya Selatan, Jakarta Barat. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K.,M.H. mengatakan, laboratorium ini diketahui sebagai bagian dari jaringan narkotika internasional golden crescent. Jaringan peredaran gelap narkotika ini mencakup kawasan timur tengah dan […]

  • Infinix Mengeluarkan Beberapa Model Terbaru di Bulan Juli 2025, Cek Disini

    Infinix Mengeluarkan Beberapa Model Terbaru di Bulan Juli 2025, Cek Disini

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Infinix mengeluarkan beberapa model terbaru di bulan Juli 2025, diantaranya adalah Infinix Note 40 4G, Infinix Hot 30i, Infinix Hot 40i, Infinix Hot 40 Pro, dan Infinix GT 20 Pro.  Selain itu, ada juga model Infinix Hot 50 Pro+, Infinix Zero 30 4G, dan Infinix Note 40 Pro+ 5G yang bisa menjadi pilihan.  Berikut adalah beberapa model Infinix terbaru yang bisa […]

  • GEMAPELA Minta Polda Sumsel Transparan Ungkap Kasus Ambruknya Jembatan Muara Lawai

    GEMAPELA Minta Polda Sumsel Transparan Ungkap Kasus Ambruknya Jembatan Muara Lawai

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Lily
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Palembang , LIDIK.CO – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Lahat (GEMAPELA) unjukrasa di Polda Sumsel, di Jalan Jend. Sudirman KM 3,5 Pahlawan, Kecamatan Kemuning, Jumat (19/12/2025). Massa unjukrasa rata-rata terdiri dari mahasiswa dan pemuda Lahat tersebut menuntut keras kepada pihak Polda Sumsel untuk segera menetapkan tersangka pasca ambruknya Jembatan Muara Lawai Kabupaten Lahat 6 Bulan lalu. “Kami […]

  • Bhabinkamtibmas Desa Sido Rejo Hadiri Apel Satkamling di Dusun I Desa Tegal Mulyo

    Bhabinkamtibmas Desa Sido Rejo Hadiri Apel Satkamling di Dusun I Desa Tegal Mulyo

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle Lily
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin , LIDIK.CO – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Sido Rejo, Aiptu Mulya, menghadiri kegiatan Apel Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) yang dilaksanakan di Dusun I, Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (11/6/2026). Kegiatan apel Satkamling tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat […]

  • Sosok “Pahlawan Kesiangan”, Pembelaan Ketua Karang Taruna Dinilai Justru Per Keruh Polemik Wartawan Abal-abal

    Sosok “Pahlawan Kesiangan”, Pembelaan Ketua Karang Taruna Dinilai Justru Per Keruh Polemik Wartawan Abal-abal

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Makassar, Lidik.co – Polemik atas pernyataan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menyebut soal keberadaan wartawan “abal-abal” dan isu banyaknya kartu identitas pers, ternyata belum mereda. Justru, kehadiran sosok yang tiba-tiba tampil membela pernyataan pejabat daerah tersebut dinilai banyak pihak bukan meredakan masalah, melainkan menambah keruh suasana. Sosok tersebut adalah Ketua Karang Taruna Muhammad Zulkifli. […]

  • Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kp. Kalibom

    Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kp. Kalibom

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KEEROM.LIDIK.CO Suasana hangat penuh keakraban tampak di Kampung Kalibom, Kabupaten Keerom, saat Satgas Yonif 131/Brajasakti menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Serka Widi dan dilaksanakan dari rumah ke rumah, menyasar masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis. Kamis (24/07/2025). Selain memberikan pengobatan ringan, kehadiran personel Satgas juga menjadi ajang menjalin silaturahmi […]

expand_less Back to top