Membludak, Akses ke Pulau Lemukutan Sempat Lumpuh Akibat Steher Patah
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Rab, 25 Mar 2026

Foto dok istimewa Lidik.co/Ridwan
Bengkayang, Lidik.co
Lonjakan wisatawan menuju Pulau Lemukutan di momen libur Idul Fitri nyaris berujung chaos. Jembatan menuju steher tambat Kapal Motor di Teluk Suak, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, dilaporkan patah akibat tak mampu menahan beban pengunjung, Senin (25/3/2026).
Warga dari berbagai daerah seperti Kabupaten Sambas, Bengkayang hingga Kota Singkawang memadati lokasi sejak pagi, dengan tujuan menikmati pesona pantai dan kejernihan air Pulau Lemukutan yang memang menjadi primadona wisata bahari di Kalimantan Barat.
Namun tingginya antrean penumpang membuat struktur jembatan kayu tradisional yang menjadi akses utama menuju kapal tak mampu bertahan. Jembatan yang umumnya terbuat dari balok dan kayu segi itu akhirnya roboh, menyebabkan arus keberangkatan sempat terhenti.
Situasi di lokasi sempat diwarnai kekhawatiran para calon penumpang. Sejumlah warga memilih menunggu di sekitar lokasi, sementara lainnya tampak berhati-hati mendekati area steher.
Beruntung, perbaikan dilakukan dengan cepat oleh pihak setempat. Dalam waktu singkat, akses kembali dapat digunakan dan aktivitas penyeberangan menuju Pulau Lemukutan pun berangsur normal.
“Alhamdulillah perjalanan ini bisa dilanjutkan. Tadi sempat khawatir karena jembatan menuju steher patah, tapi sekarang sudah diperbaiki dan lancar kembali,” ujar Ridwan, warga Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tingginya minat wisata ke Pulau Lemukutan perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai, terutama pada titik-titik vital seperti akses steher yang menjadi jalur utama mobilisasi wisatawan.
- Penulis: Radiman Lah
- Editor: Redaksi
- Sumber: Ridwansyah

















Saat ini belum ada komentar