Masyarakat Sambas Apresiasi Pembangunan Pintu Air Irigasi
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Ming, 19 Okt 2025

Sambas, Lidik.co
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah pembangunan pintu air irigasi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak.
Proyek senilai Rp18,44 miliar ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh PT. Anugrah Bayuarya Perkasa dalam kurun waktu 120 hari kalender. Berdasarkan informasi yang tertera pada plang proyek, kegiatan ini mencakup pembangunan bangunan pengatur air dan pintu air irigasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi distribusi air ke lahan pertanian.
Sebagai salah satu daerah penghasil padi utama di Kalimantan Barat, Sambas sangat bergantung pada sistem pengairan yang stabil. Kehadiran pintu air baru disambut antusias oleh warga, terutama para petani yang selama ini menghadapi tantangan ekstrem antara kekeringan saat kemarau dan banjir saat musim hujan.
“Kami sangat bersyukur. Dulu kalau kemarau, air susah didapat, tapi kalau hujan malah kebanjiran. Sekarang, dengan pintu air ini, kami bisa atur sendiri alirannya,” ungkap seorang petani setempat.
Tak hanya berdampak pada sektor pertanian, proyek ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Dengan melibatkan tenaga kerja lokal, pembangunan pintu air turut membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan warga selama masa konstruksi.
Pembangunan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan. Harapannya, infrastruktur irigasi yang lebih baik akan mendorong peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan warga Sambas secara berkelanjutan.
- Penulis: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar