Proyek Polindes Desa Matang Segentar Mangkrak ” warga Kecewa” Diduga Mark-Up
- account_circle Rudi.k
- calendar_month Jum, 15 Agu 2025

SAMBAS.LIDIK.CO
Dugaan Pembangunan proyek Polindes Desa Matang Segentar Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas bersumber dari dana desa (DD) senilai Rp 60 juta, Mangkrak alis tak selesai.Jum’at (15/08/2025)
Dari hasil investigasi pantauan Awak Media dilapangan bertepatan Dusun Beringin RT 04 Desa Matang Segentar, terlihat proses pembangunan Polindes tahun 2025 tersebut belum rampung “, hanya tiang pondasi yang ditegak dan sudah ditumbuhi semak semak rumput diduga Mangkrak terindikasi di Mark-Up.
Menurut salah satu warga yang tak ingin dicantumkan identitasnya menyebutkan, ia menilai pembangunan tersebut tidak sesuai dengan dana yang di anggarkan.
Karena, yang terpasang di depan informasi mencapai rp 62 juta 300 ratus lebih yang bersumber dari dana desa.
Lanjut, sementara pembangunan hanya pondasi dan beberapa tiang yang berdiri. Kalau menurut saya, bagunan ini tidak jelas keuangannya, dan diduga ada pemangkasan dana tersebut,” Ungkapnya dengan kesal.
Masih warga, kalau semua ini bersumber dari lemahnya pengawasan BPD, yang seharusnya untuk menjadi wakil masyarakat untuk memantau setiap kegiatan proyek desa,”tegasnya.
Ia berharap kepada pihak terkait khususnya pemdes, agar bekerja sesuai dengan permendes UU Nomor 6 tahun 2014 tentang pengelolaan dana desa,” Tuturnya penuh harap.
Disisi lain salah satu warga setempat juga tak ingin disebutkan namanya mengungkapkan, ketika saya tanya bahwa anggaran yang disiapkan untuk pembangunan polindes sebesar Rp 62 koma sekian juta,” itu udah habis. Lalu, untuk melanjutkan polindes itu apakah dianggarkan lagi, kata saya didepan kawan-kawan.
Lanjutnya lagi, pertanya itu di jawab oleh Kepala Desa, memang betul adanya, ” begitulah anggarannya yang di siapakan dan bagunannya begitulah,” Jelasnya.
” Jadi untuk melanjutkan polindes nanti kita anggarkan baru lagi katanya seperti itu. Kemudian saya menanyakan lagi, bahwa dengan dana sekian itu gak masuk akal. Karena, kami bisa melihat dan bisa menilai, “angkanya ” kalau ditotalkan tidak seperti itu.” Imbuhnya.
Ia juga mengatakan, bukan jawaban yang kami dapatkan “cuman pengalihah” apa yang di ucapkannya, apa yang dijelaskanya, itu tidak bisa atau tidak dapat kami cernakan atau, yang jelas tidak pasti begitu “,bahasanya menghindar.
” Jadi begitulah yang diberikan komentar, baik kepala desa, maupun ketua BPD, begitu juga anggota BPD pasip semuanya, dak ada satu pun memberikan bahasa kepada kami bentuk-bentuk anggaran, jadi apa fungsinya PBD di Desa Matang Segentar,” Tuturnya dengan nada kesal dan kecewa.
Saat di konfirmasi pesan WhatsApp kepada Kepala Desa terkait kegiatan polindes belum selesai alias mangkrak, tidak di tanggapi centang dua.
Tak hanya itu, kami mencoba konfirmasi pesan whatsApp kepada Ketua BPD Desa Matang Segentar, ia menyebutkan;
“Selamat malam juga. Dalam perencanaan pembangunan polindes direncanakan secara bertahap. Karena menyesuaikan anggaran hasil yang tersedia…Hasil musdes perencanaan rahun 2026 pambangunan polindes dilanjutkan,” ujarnya Ketua BPD lewat pesan singkat whatsaApp nya.
(TIM)
- Penulis: Rudi.k

















Saat ini belum ada komentar