Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Proyek » Proyek Pengaman Pantai Matang Danau Rp14,7 Miliar Disorot, Tetrapod Retak dan Ada Rongga Antar Struktur

Proyek Pengaman Pantai Matang Danau Rp14,7 Miliar Disorot, Tetrapod Retak dan Ada Rongga Antar Struktur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 16 Jun 2026

Foto dokumentasi istimewa

Sambas, Lidik.co – Pelaksanaan Proyek Pembangunan Pengaman Pantai Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menjadi sorotan setelah tim investigasi lapangan menemukan sejumlah kondisi fisik pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak pelaksana maupun instansi pengawas, Senin (15/6/2026).

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp14.694.000.000 tersebut dikerjakan oleh PT Ananda Anabanua di bawah pengawasan Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWS Kalimantan I) Pontianak.

Temuan tersebut merupakan hasil penelusuran lapangan yang dilakukan awak media bersama tim investigasi dalam rentang waktu 27 Februari hingga 4 Juni 2026.

Foto susunan kubus pada proyek pengaman pantai Matang Danau, Paloh.

Koordinator Tim Investigasi Lapangan, Rudi Kurniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah tetrapod atau kubus beton yang tampak mengalami keretakan dan pecah pada beberapa bagian.

“Hasil pantauan kami di lapangan menemukan sejumlah tetrapod dalam kondisi retak dan pecah. Kondisi itu terlihat baik pada material yang sudah terpasang maupun yang masih berada di area proyek,” ujar Rudi Kurniawan kepada awak media.

Selain itu, tim investigasi juga menemukan adanya rongga atau celah di antara susunan struktur pelindung pantai pada beberapa titik pekerjaan.

Menurut Rudi Kurniawan, rongga-rongga tersebut terlihat cukup mencolok dan pada beberapa bagian tampak diisi menggunakan material batu.

Ada rongga diantara susunan kubus proyek pembangunan pengaman pantai Matang Danau, Paloh.

“Kami melihat terdapat celah di antara susunan tetrapod yang kemudian pada beberapa titik tampak diisi dengan material batu. Karena itu kami menilai perlu adanya penjelasan teknis dari pihak pelaksana maupun pengawas proyek mengenai metode pekerjaan yang diterapkan di lapangan,” katanya.

Rudi menjelaskan bahwa temuan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran spesifikasi teknis. Namun demikian, kondisi fisik yang ditemukan menurutnya layak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi teknis.

Selain pada struktur utama pelindung pantai, tim investigasi juga mencatat adanya dugaan penggunaan air sungai setempat dalam proses pencampuran beton. Air yang digunakan tersebut tampak berwarna keruh sebagaimana kondisi alami sungai di sekitar lokasi pekerjaan.

“Kami menemukan adanya penggunaan air sungai setempat dalam proses pekerjaan. Namun kami tidak memiliki kapasitas untuk menyimpulkan apakah penggunaan air tersebut sesuai atau tidak dengan standar teknis. Karena itu perlu dilakukan pengujian oleh pihak yang berwenang,” ujar Rudi.

Tim investigasi juga menyoroti penggunaan material pasir urug yang digunakan dalam pekerjaan proyek tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, legalitas dan kelengkapan perizinan pemasok material pasir tersebut masih menjadi pertanyaan yang perlu mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait.

Meski demikian, hingga saat ini awak media belum memperoleh dokumen maupun keterangan resmi yang dapat memastikan status perizinan material yang digunakan dalam proyek tersebut.

Menurut Rudi Kurniawan, seluruh temuan lapangan tersebut seharusnya menjadi perhatian bersama mengingat proyek pengaman pantai memiliki fungsi strategis untuk melindungi kawasan pesisir Desa Matang Danau dari ancaman abrasi.

“Proyek ini sangat penting bagi masyarakat pesisir. Karena menggunakan anggaran negara, maka pelaksanaannya harus benar-benar sesuai ketentuan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Atas dasar temuan tersebut, tim investigasi mendorong adanya pemeriksaan dan evaluasi teknis oleh instansi yang berwenang guna memastikan mutu pekerjaan telah sesuai dengan dokumen kontrak dan spesifikasi yang dipersyaratkan.

Selain itu, tim juga meminta adanya keterbukaan informasi kepada publik terkait progres pekerjaan, mekanisme pengawasan, serta hasil pengendalian mutu yang dilakukan selama pelaksanaan proyek berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media telah berupaya menghubungi pihak PT Ananda Anabanua maupun Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak untuk meminta konfirmasi dan penjelasan terkait sejumlah temuan tersebut. Namun hingga batas waktu publikasi, belum diperoleh tanggapan resmi dari pihak yang bersangkutan.

Redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi PT Ananda Anabanua, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, konsultan pengawas, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi, penjelasan, atau hak jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Misterius Rp 1 Triliun yang Masuk ke Salah Satu Nasabah BRI, LSM KCBI Tempuh Jalur Hukum

    Dana Misterius Rp 1 Triliun yang Masuk ke Salah Satu Nasabah BRI, LSM KCBI Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Hunter
    • visibility 684
    • 0Komentar

    JAKARTA. LIDIK.CO Sengketa terkait dana misterius senilai lebih dari Rp1 triliun yang tiba-tiba masuk ke rekening salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memanas. Pasalnya, pihak BRI diduga tidak mampu menyelesaikan kasus tersebut secara profesional dan justru melakukan pemblokiran rekening secara sepihak, tanpa pemberitahuan maupun proses hukum yang transparan. Menindaklanjuti hal tersebut, […]

  • Gejolak Timur Tengah Ancam Ekonomi Global, Indonesia Harus Waspada

    Gejolak Timur Tengah Ancam Ekonomi Global, Indonesia Harus Waspada

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Foto ilustrasi AI Pakar ekonomi Sutan Nasomal mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi dampak perang terhadap stabilitas ekonomi nasional. Jakarta, Lidik.co Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Dampaknya diperkirakan tidak hanya dirasakan negara-negara yang terlibat konflik, tetapi juga negara berkembang seperti Indonesia. Pakar Hukum Pidana […]

  • Babinsa Koramil 01/Sambas Hadiri Festival Lomba Seni dan O2SN Tingkat SD di Wilayah Binaan

    Babinsa Koramil 01/Sambas Hadiri Festival Lomba Seni dan O2SN Tingkat SD di Wilayah Binaan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sambas, Lidik.co   Dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda serta menumbuhkan bakat dan kreativitas pelajar, Babinsa Koramil 01/Sambas Kopda Hermawan menghadiri kegiatan Festival Lomba Seni dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar yang digelar di wilayah binaan Desa Lumbang Penyengat, Kec. Sambas, Kab. Sambas, Selasa (10/02/26). Kehadiran Babinsa pada kegiatan tersebut merupakan bentuk […]

  • Bupati Sambas Hadiri Peresmian Operasional Koperasi Desa Merah Putih

    Bupati Sambas Hadiri Peresmian Operasional Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Foto dokumentasi istimewa restorasi AI Sambas, Lidik.co Bupati Sambas Satono didampingi Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi mengikuti peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan peresmian dilakukan secara serentak bersama koperasi desa dan kelurahan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat perekonomian desa serta meningkatkan kesejahteraan […]

  • Satgas Yonif 131/Brs Gelar Pelayanan Kesehatan di Kampung Sawiyatami
    TNI

    Satgas Yonif 131/Brs Gelar Pelayanan Kesehatan di Kampung Sawiyatami

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KEEROM,LIDIK.CO   Satgas Yonif 131/Brajasakti melalui Pos Sawiyatami terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan. Pada Selasa (23/09/2025), personel pos dipimpin Serda Maidi melaksanakan pelayanan kesehatan kepada warga di Kampung Sawiyatami, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom. Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan Satgas memberikan pelayanan langsung kepada warga, salah satunya kepada Bapak Besay Urofbami (35). […]

  • Veteran Hadir Dalam Pembukaan TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas Desa Ratu Sepudak
    TNI

    Veteran Hadir Dalam Pembukaan TMMD Regtas ke-126 Kodim 1208/Sambas Desa Ratu Sepudak

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Rudi.k
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SAMBAS.LIDIK.CO Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Kodim 1208/Sambas berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar di Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk para veteran pejuang Kabupaten Sambas yang menjadi tamu kehormatan. Kehadiran para veteran dalam pembukaan TMMD menjadi momen istimewa, sebagai bentuk penghargaan atas […]

expand_less Back to top