Esa Pulanglah Ibu Sangat Merindukanmu
- account_circle Radiman Lah
- calendar_month Ming, 29 Mar 2026

Foto dok istimewa Lidik.co
Sambas, Lidik.co
Orang tua mana yang bisa makan kenyang dan tidur nyenyak pada saat anak perempuan tersayangnya pergi tanpa meninggalkan kabar. Adalah Maklong (54) warga Desa Perapakan Kecamatan Pemangkat yang merasakan hal tersebut, Minggu (29/3/2026).
Cerita dimulai dari tiga minggu lalu saat anak perempuannya yang bernama Esa Putri tiba-tiba dikabarkan hilang tanpa jejak. Ia sendiri sebagai ibu kandung baru menyadarinya setelah tiga hari kabar anak perempuannya hilang viral di jejaring media sosial Facebook.

Esa Putri
Saat ditemui di kediamannya, perempuan yang sehari-hari sibuk bekerja sebagai petani ini mengaku tidak menaruh perasaan curiga sedikitpun. Ia juga tidak melihat ada tanda-tanda apapun yang mendorong anak perempuannya untuk pergi tanpa pamit.
Ia hanya tau rutinitas harian Esa sejak turun pagi hari sudah berangkat kerja di kedai Bakso milik keluarganya. Esa sendiri katanya tidak pernah bercerita tentang urusan dalam rumah tangganya dan ia mengaku belum pernah ikut campur urusan anak menantunya.
“Saya sangat terkejut saat tau kabar anak perempuan saya tiba-tiba hilang tanpa kabar. Saya sedih dan susah memikirkan keadaan anak perempuan saya diluar sana,” ucapnya sedih.
Suami Esa yakni Alex (31) mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Pemangkat. Ia juga sudah berusaha keras dan berikhtiar sekuat tenaga melakukan pencarian terhadap isterinya. Esa dikabarkan tiba-tiba pergi meninggalkan dirinya tanpa alasan jelas.
“Esa dimanapun engkau berada pulanglah, kasihan anak kita yang selalu mencari mu. Pikirkan ibu kandungmu dan jika ada masalah mari kita selesaikan secara baik-baik,” harapnya.
Ia berharap jika ada orang yang melihat dan menemukan serta mengetahui keberadaan isterinya, maka ia meminta orang tersebut bisa menghubungi dirinya di nomor WhatsApp 082343901356. Sementara ibu mertua Alex berharap anak perempuannya segera kembali.
“Esa balik udah daan kasian ke dengan umak nang tiap ari tiap malam dak tantu makan dak tantu tidok kelabehan susah mikerkan kau,” tandasnya dalam bahasa Melayu Sambas.
- Penulis: Radiman Lah

















Saat ini belum ada komentar