Hari Kebebasan Pers Sedunia: Jurnalis Pikul Tanggung Jawab besar
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sel, 5 Mei 2026

Rudi Kurniawan
Sambas, Lidik.co
Pada peringatan “World Press Freedom Day 2026” atau Hari Kebebasan Pers Sedunia tidak sekedar berkumpul untuk merayakan kebebasan berpendapat. Lebih dari itu, momen ini merupakan pengingat bahwa jurnalis sedang memikul tanggung jawab besar untuk ikut serta membangun peradaban dan menjaga perdamaian antara sesama masyarakat, Selasa (5/5/2026).
“Di tengah derasnya arus informasi global yang kerap memicu polarisasi, tema, pers berkualitas untuk masa depan damai dan adil, hadir sebagai pengingat krusial bahwa di tengah disrupsi informasi, jurnalisme yang sehat adalah jangkar bagi peradaban.
Menurut Pimpinan Redaksi Media ungkapfakta.id, Rudi Kurniawan, ada dua hal yang ingin ditekankan dan di fahami :
Pertama:
Peran strategis pers, pers berkualitas bukan sekedar penyampai berita, melainkan instrumen untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena, ditengah polusi dan manipulasi informasi yang seringkali menyurut konflik. Media harus menyadari bahwa tanpa informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif, mustahil dapat merajut kedamaian yang berkelanjutan.
Sebab, setiap karya jurnalis bermutu yang hasilnya adalah investasi nyata bagi nalar publik yang sehat.
Kedua:
Masa depan yang adil hanya bisa ditegakkan, dan bisa berdiri jika publik menerima informasi yang dapat dipertanggungjawabkan
Pers adalah penjaga nalar Publik.
“Tanpa kualitas pers yang terjaga demokrasi, akan menjadi rapuh dan berkelanjutan bangsa ini akan terus terancam. Karena, di rusak oleh arus informasi yang destruktif,” ungkapnya.
Jadi, perjuangan untuk menjaga nalar publik tidaklah sendirian, melainkan bersama-sama dijaga oleh masyarakat global. Bahwa yang menjadi keprihatinan dan juga perhatian di Indonesia, tantangan terhadap kebebasan pers terus berevolusi dan harus siap berdaptasi, tanpa sedikitpun mengandalkan integritas.
“Rekan-rekan insan Pers Khususnya di Kabupaten Sambas, jadilah ” Garda Terdepan” dalam merawat demokrasi. Mari kita buktikan bersama bahwa pers mampu menjadi pilar utama dalam menciptakan masa depan yang demokratis, bebas, damai, adil, dan berkelanjutan,” tandasnya.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Radiman Lah
- Sumber: Rudi Kurniawan

















Saat ini belum ada komentar